Kontribusi Sektor Properti Terhadap PDB Indonesia Masih Rendah

 NERACA

 

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Real Estat Indonesia (REI) meminta dukungan pemerintah agar kontribusi sektor properti terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang masih rendah bisa meningkat.


Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti Hendro Gondokusumo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/5), menjelaskan kontribusi sektor properti Indonesia terhadap PDB masih kecil dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN, yakni hanya 2,77 persen.


Dalam catatan Kadin, kontribusi sektor properti terhadap PDB ASEAN yakni Singapura mencapai 23,34 persen, kemudian Filipina 21,09 persen, Malaysia 20,53 persen, Thailand 8,30 persen."Kita kontribusi properti terhadap PDB baru 2 persen, itu pada 2019. Jangankan 23 persen, bisa sampai 8 persen saja akan sangat dahsyat pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.


Kemudian Hendro pun berharap pemerintah bisa lebih menaruh perhatian terhadap industri tersebut. Terlebih karena ada 175 sektor industri yang memiliki keterkaitan langsung dan tidak langsung dengan sektor properti.

"Dari 175 sektor industri yang terkait langsung dan tidak langsung dengan sektor properti, maka industri properti memiliki pangsa jumlah permintaan akhir 33,9 persen yang menjadikan industri properti sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional," tambahnya.


Menurut Hendro, angka itu menunjukkan dampak ganda yang tinggi di mana jika sektor properti meningkat akan memiliki dampak langsung pada 33,9 persen sektor yang berkaitan.


"Dengan kontribusi PDB yang masih kecil saja sektor properti nasional memiliki pengaruh yang demikian besar untuk industri ikutannya. Kami harapkan ke depan sektor ini mendapat perhatian lebih, apalagi berkaitan langsung tidak hanya dengan karyawan saja, tetapi dampaknya juga langsung bersentuhan dengan rakyat terutama kaitannya dengan perumahan," kata Hendro. Mohar/Ant


BERITA TERKAIT

Era New Normal, Modena Rilis Tiga Dishwasher Terbaru

    Pandemi COVID19 yang terjadi di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia telah  mengubah pandangan masyarakat dalam melihat aspek…

Pengembang Properti Dinilai Harus Tekankan Faktor Kesehatan

NERACA Jakarta - Berbagai produk yang dijual oleh pengembang properti pada era pandemi harus bisa menekankan kepada faktor kesehatan agar…

Grand Inna Malioboro Siap Terapkan Standardisasi Normal Baru

NERACA Yogyakarta - Hotel Grand Inna Malioboro yang terletak di pusat Kota Yogyakarta siap menerapkan standardisasi protokol pencegahan COVID-19 menyambut…

BERITA LAINNYA DI Hunian

Era New Normal, Modena Rilis Tiga Dishwasher Terbaru

    Pandemi COVID19 yang terjadi di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia telah  mengubah pandangan masyarakat dalam melihat aspek…

Pengembang Properti Dinilai Harus Tekankan Faktor Kesehatan

NERACA Jakarta - Berbagai produk yang dijual oleh pengembang properti pada era pandemi harus bisa menekankan kepada faktor kesehatan agar…

Grand Inna Malioboro Siap Terapkan Standardisasi Normal Baru

NERACA Yogyakarta - Hotel Grand Inna Malioboro yang terletak di pusat Kota Yogyakarta siap menerapkan standardisasi protokol pencegahan COVID-19 menyambut…