BP Jamsostek Banten Sarankan Layanan Kolektif Klaim JHT

BP Jamsostek Banten Sarankan Layanan Kolektif Klaim JHT  

NERACA

Serang - BP Jamsostek wilayah Banten menyarankan para peserta yang akan mengklaim program Jaminan Hari Tua (JHT) pada kondisi pandemi COVID-19 agar melakukan layanan kolektif di perusahaan jika layanan secara 'online' terkendala karena melonjaknya peserta klaim JHT saat ini.

Deputi Direktur BP Jamsostek wilayah Banten Eko Nugriyanto di Serang, Rabu (13/5) mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang memproses layanan kolektif klaim JHT dua perusahaan di Cikokol Tangerang yakni sekitar 260 karyawan yang terkena PHK dan satu perusahaan lagi sekitar 40 orang karyawannya yang juga terkena PHK yang merupakan dampak COVID-19.

"Saat ini terjadi lonjakan klaim JHT sekitar dua kali lipat dari biasanya karena banyak perusahaan yang melakukan PHK. Sehingga layanan pendaftaran secara 'online' agak terkendala karena melebihi kapasitas pada sistem yang kami miliki. Jadi bisa melakukan pelayanan secara kolektif di perusahaan, sambil kami juga berusaha melakukan perbaikan kapasitas sisitem 'online'," kata Eko Nugriyanto.

Ia mengatakan, pandemi COVID-19 tidak ada yang menduga sebelumnya akan terjadi, sehingga dengan kondisi kejadian saat ini sangat berpengaruh pada semua sisitem pelayanan, karena tidak dipersiapkan sebelumnya akan terjadi seperti saat ini. Salah satunya pelayanan pendaftaran klaim JHT secara 'online' yang melonjak sekitar dua kali lipat dari biasanya.

"Misalkan biasanya kapasitas kita sehari 100 orang. Nah sekarang ini naik dua kali lipat, tentunya agak terkendala juga pada sistemnya. Karena pelayanan langsung juga kita tidak bisa mengingat aturan 'pysical distancing dan 'sosial distancing'. Apalagi enam kantor cabang yang ada di wilayah Banten, lima diantaranya masuk dalam wilayah PSBB," kata Eko.

Eko juga menyarankan kepada peserta yang melakukan pendaftaran secara online, harus dipastikan semua dokumennya dan persyaratan lengkap dan jelas. Sehingga saat 'diupload' pada sisitem bisa dengan mudah diverifikasi dan prosesnya oleh pihak BP Jamsostek.

Menurutnya, saat ini jumlah kepesertaan BP Jamsostek di Banten untuk peserta pekerja informal dan yang aktif sekitar 1,4 juta dan untuk kepesertaan bagi pekerja sektor informasl sekitar 260 ribu orang. Ant

 

BERITA TERKAIT

Bakrie Amanah Siapkan Program Ketahanan Pangan dan Sosial

Jakarta-Masyarakat yang adil dan makmur adalah tujuan pembangunan nasional. Dalam tatanan praktis (operasional), kemandirian dan kesejahteraan menjadi indikator masyarakat yang…

Beberapa Pembangunan Masih Tetap Berjalan Ditengah Covid-19 - KOTA SUKABUMI

NERACA Sukabumi - Berbagai kegiatan pembangunan yang bersumber dari Pemerintah Pusat ataupun Provinsi sebagian masih tetap bisa berjalan. Khususnya untuk…

Pelaku UMKM Mulai Merasakan Nikmatnya Program PEN

NERACA Jakarta - Dampak pandemi Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa hampir seluruh pelaku UMKM di Indonesia."Pendapatan warung kelontong milik saya…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Bakrie Amanah Siapkan Program Ketahanan Pangan dan Sosial

Jakarta-Masyarakat yang adil dan makmur adalah tujuan pembangunan nasional. Dalam tatanan praktis (operasional), kemandirian dan kesejahteraan menjadi indikator masyarakat yang…

Beberapa Pembangunan Masih Tetap Berjalan Ditengah Covid-19 - KOTA SUKABUMI

NERACA Sukabumi - Berbagai kegiatan pembangunan yang bersumber dari Pemerintah Pusat ataupun Provinsi sebagian masih tetap bisa berjalan. Khususnya untuk…

Pelaku UMKM Mulai Merasakan Nikmatnya Program PEN

NERACA Jakarta - Dampak pandemi Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa hampir seluruh pelaku UMKM di Indonesia."Pendapatan warung kelontong milik saya…