Dharma Satya Tebar Dividen Rp 52,98 Miliar

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) memutuskan untuk membagikan dividen dengan total mencapai Rp52,98 miliar. Dimana dalam jumlah saham sebesar Rp 5 per saham atau jumlah tersebut setara dengan 29,44% dari laba bersih per saham Rp 16.98. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin

Dengan demikian total dividen yang akan dibagikan sebesar Rp52,98 miliar dari total laba bersih yang mencapai Rp179,94 miliar. Tahun lalu, emiten perkebunan ini mencetak laba bersih sebesar Rp 178 Miliar pada 2019, turun 58% bila dibandingkan dengan laba bersih 2018 yang mencapai Rp427 miliar. Sebelumnya, Direktur Utama Dharma Satya Nusantara Andrianto Oetomo mengatakan turunnya kinerja karena perseroan masih terdampak pada penurunan harga penjualan crude palm oil (CPO).

Menurutnya, harga rata-rata CPO perseroan sebesar Rp 6,5 juta per ton turun 10% dibandingkan dengan harga rata-rata CPO 2018 yang mencapai Rp 7,2 juta per ton. Meski demikian emiten berkode saham DSNG itu mampu menutupinya dengan kenaikan volume penjualan CPO sebesar 46% dibandingkan dengan 2018. Penambahan volume produksi CPO berasal dari dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang diakuisisi perseroan pada akhir 2018 sehingga jumlah kebun perseroan yang sudah menghasilkan ikut bertambah. “Meskipun volume penjualan CPO naik cukup signifikan, namun turunnya harga CPO menyebabkan nilai penjualan kami tahun 2019 hanya naik 21% dibandingkan 2018,“kata Andrianto.

Sebagai informasi sampai akhir 2019, perseroan telah memiliki 10 PKS dengan total kapasitas produksi 570 ton per jam. “Kami memperkirakan harga CPO akan terus bergerak naik pada tahun 2020 dibandingkan tahun lalu, karena berkurangnya stok CPO dan mulai seriusnya penerapan kebijakan mandatori biodiesel di Indonesia dan Malaysia,” ujarnya.

 

BERITA TERKAIT

OJK Jatuhkan Denda Bagi 192 Pelaku Pasar

Selama semester pertama 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan denda kepada 192 pelaku pasar,”Di bidang pasar modal pada semeter…

DMMX Incar Smart Detection 10 Ribu Titik

Perluas penetrasi pasar dan juga menjangkau pelayanan bagi pelaku usaha ritel dan perkantoran, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) meluncurkan…

WIKA Catatkan Kontrak Baru Rp 3,14 Triliun

Dampak dari pandemi geliat pembangunan infrastrukur juga dirasakan sepi dan hal inilah yang dirasakan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pasalnya,…

BERITA LAINNYA DI

OJK Jatuhkan Denda Bagi 192 Pelaku Pasar

Selama semester pertama 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan denda kepada 192 pelaku pasar,”Di bidang pasar modal pada semeter…

DMMX Incar Smart Detection 10 Ribu Titik

Perluas penetrasi pasar dan juga menjangkau pelayanan bagi pelaku usaha ritel dan perkantoran, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) meluncurkan…

WIKA Catatkan Kontrak Baru Rp 3,14 Triliun

Dampak dari pandemi geliat pembangunan infrastrukur juga dirasakan sepi dan hal inilah yang dirasakan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pasalnya,…