Jaga Keamanan Saat Pandemi

Pandemi Covid-19 bisa menjadi masalah serius bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, Presiden Jokowi sudah menetapkan bahwa pandemi Covid-19 ini menjadi bencana nasional non-alam. Implikasi dari hal tersebut maka penanganan bencana ini menjadi prioritas utama bagi pemerintah saat ini.

Di tengah kesibukan masyarakat menangani pandemi Covid-19, isu keamanan cukup menjadi perhatian dan sektor bisnis. Ketakutan masyarakat dan sektor bisnis jika terjadi kerusuhan seperti yang terjadi pada 1998 cukup kuat. Meskipun konteks situasi pada 1998 sangat berbeda dengan saat ini, namun ketakutan tersebut tidak bisa diabaikan. Ketakutan yang terjadi saat ini diperkuat dengan berbagai kejadian yang mengarah kepada gangguan keamanan selama pandemi Covid-19.

Sektor ekonomi menjadi salah satu korban dari pandemi Covid-19. Masyarakat terutama yang bekerja di sektor informal bahkan kehilangan pendapatannya karena pandemi Covid-19. Untuk kelompok pekerja formal, masih tertolong karena tetap mendapatkan gaji bulanan malaupun bekerja dari rumah. Namun banyak pihak menjadi khawatir, tekanan ekonomi ini terutama yang menimpa kelompok pekerja informal akan menjadi dampak serius sehingga mengarah kepada situasi yang tidak kondusif.

Di sisi lain terdapat kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 ini untuk melakukan propaganda narasi-narasi menentang pemerintah. Kelompok tersebut menganggap bahwa ideologinya adalah jalan dan solusi bagi masalah pendemi Covid-19. Di sisi lain kelompok tersebut juga melakukan propaganda bahwa kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah bertentangan dengan ajaran yang mereka anut. Propaganda ini untuk mempengaruhi opini masyarakat sehingga dapat diarahkan untuk melawan pemerintah.

Kelompok tersebut menggalang massa dari masyarakat yang terkena dampak covid-19 tapi belum tersentuh perhatian pemerintah. Celah ini dimanfaatkan oleh kelompok tersebut terutama untuk menyebar kebencian terhadap pemerintah sekaligus menarik simpati masyarakat yang diposisikan sebagai sesama kelompok yang menjadi korban.

Aktivitas kelompok ekstrem teroris juga meningkat. Dalam beberapa minggu terakhir terjadi beberapa penangkapan kelompok teroris. Empat orang jaringan JAD ditangkap di Batang Jawa Tengah  (26/3/2020), kemudian satu orang di Kemayoran Jakarta Pusat (10/4/2020). Selanjutnya dua orang jaringan JAD ditangkap di Sidoarjo Jawa Timur (11/4/2020), dan 4 orang jaringan JAD diamankan di Muna Sulawesi Tenggara (13/4/2020).

Fakta tersebut menunjukkan bahwa ada gerakan dari kelompok tertentu yang berupaya untuk memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 ini demi kepentingan kelompoknya. Mereka berusaha menciptakan situasi yang tidak kondusif sehingga terdapat kesempatan untuk memperoleh keuntungan. Tentu saja hal tersebut tidak boleh terjadi dan harus dicegah.

Gangguan keamanan termasuk diantaranya konflik sosial, kerusuhan, penjarahan dan aksi teror harus dicegah dan tidak boleh terjadi, apapun motif dan alasannya. Situasi darurat covid-19 yang rawan bisa menjadi celah bagi terjadinya ancaman gangguan keamanan tersebut. Berbagai upaya untuk mencegah terjadinya hal tersebut harus dilakukan oleh aparat keamanan yang didukung oleh masyarakat luas.

Ancaman terjadi jika ada niat dari seseorang untuk melakukan tindakan tersebut. Untuk menurunkan niat tersebut maka aparat keamanan harus bertindak tegas. Adanya Maklumat Kapolri yang memberikan kewenangan bagi anggota Polri untuk bertindak tegas harus diimplementasikan. Jika ada pihak-pihak yang mencoba melakukan tindakan yang mengarah kepada gangguan keamanan, maka anggota Polri tidak perlu ragu untuk mengambil tindakan tegas.

BERITA TERKAIT

Perlu Test Massal Covid-19

Perlu Test Massal Covid-19 Pemerintah Indonesia diprediksi akan membuka kembali ekonomi dengan merelaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sekitar awal…

Budaya Komunikasi Baru

Adanya pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran berharga bagi semua elemen masyarakat. Kalangan pebisnis juga harus siap dengan model komunikasi bisnis…

Disiplin Warga di Era Baru

Memasuki era kehidupan baru (new normal) sebagai upaya Presiden Jokowi untuk melawan korona merupakan ujian berat bagi bangsa Indonesia. Pasalnya,…

BERITA LAINNYA DI Editorial

Perlu Test Massal Covid-19

Perlu Test Massal Covid-19 Pemerintah Indonesia diprediksi akan membuka kembali ekonomi dengan merelaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sekitar awal…

Budaya Komunikasi Baru

Adanya pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran berharga bagi semua elemen masyarakat. Kalangan pebisnis juga harus siap dengan model komunikasi bisnis…

Disiplin Warga di Era Baru

Memasuki era kehidupan baru (new normal) sebagai upaya Presiden Jokowi untuk melawan korona merupakan ujian berat bagi bangsa Indonesia. Pasalnya,…