Chandra Asri Raih Pinjaman US$ 70 Juta

Danai pengembangan bisnis PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, PT Bank Permata Tbk (PermataBank) memberikan fasilitas pinjaman berupa kredit Term Loan Facility senilai US$ 70 juta. Direktur Wholesale Banking PermataBank, Darwin Wibowo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyatakan, kesepakatan ini merupakan bentuk dukungan perseroan bagi Chandra Asri dan industri domestic di tengah situasi dalam masa pandemi COVID-19 yang tidak menentu ini.”Kepercayaan kami terhadap bisnis yang dijalankan oleh mereka sebagai pemimpin pasar produsen petrokimia yang paling terintegrasi di Indonesia memantapkan keputusan pemberian Fasilitas Pinjaman Berjangka senilai US$ 70 juta. Kami optimis kerjasama ini tidak hanya menunjukkan kekuatan likuiditas PermataBank di market namun juga menjaga relationship yang kuat dengan Chandra Asri,”ujarnya.

Sementara Direktur Keuangan Chandra Asri Petrochemical, Andre Khor mengatakan, pihaknya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PermataBank.  Disampaikannya, di masa pandemi Covid-19 yang penuh tantangan ini, Chandra Asri sebagai salah satu pemain utama industri di Indonesia berkomitmen penuh untuk terus menjadi penopang utama pertumbuhan industri hilir petrokimia. Seperti yang kita ketahui, reaktivasi pertumbuhan industri saat ini sangatlah penting untuk dilakukan. “Kami sangat senang dapat bekerja dengan mitra keuangan jangka panjang yang mendukung dan memahami model bisnis kami, untuk kami memastikan Chandra Asri dapat terus mempertahankan akses yang solid ke modal dan memelihara ketahanan finansial. Sinergi antara Chandra Asri dan PermataBank ini akan memperkokoh dan membantu kami merealisasikan komitmen ini,”ungkapnya.

Asal tahu saja, nantinya fasilitas peminjaman berjangka ini akan digunakan oleh Chandra Asri sebagai pembiayaan General Corporate Purpose, Annual / Regular Capital Expenditure (CAPEX), Operating Expense, dan/atau Refinancing Requirements. Sementara kerjasama antara PermataBank dan Chandra Asri telah terjalin sejak 2018, dan penandatanganan perjanjian ini menjadi dasar untuk lebih memperkuat hubungan kedua perusahaan dan terus membangun kepercayaan bisnis jangka panjang.

 

 

BERITA TERKAIT

OJK Jatuhkan Denda Bagi 192 Pelaku Pasar

Selama semester pertama 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan denda kepada 192 pelaku pasar,”Di bidang pasar modal pada semeter…

DMMX Incar Smart Detection 10 Ribu Titik

Perluas penetrasi pasar dan juga menjangkau pelayanan bagi pelaku usaha ritel dan perkantoran, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) meluncurkan…

WIKA Catatkan Kontrak Baru Rp 3,14 Triliun

Dampak dari pandemi geliat pembangunan infrastrukur juga dirasakan sepi dan hal inilah yang dirasakan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pasalnya,…

BERITA LAINNYA DI

OJK Jatuhkan Denda Bagi 192 Pelaku Pasar

Selama semester pertama 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan denda kepada 192 pelaku pasar,”Di bidang pasar modal pada semeter…

DMMX Incar Smart Detection 10 Ribu Titik

Perluas penetrasi pasar dan juga menjangkau pelayanan bagi pelaku usaha ritel dan perkantoran, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) meluncurkan…

WIKA Catatkan Kontrak Baru Rp 3,14 Triliun

Dampak dari pandemi geliat pembangunan infrastrukur juga dirasakan sepi dan hal inilah yang dirasakan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pasalnya,…