Kerjasama Prudential - Halodoc Sediakan Layanan Rapid Test Gratis

 

 

NERACA

 

Jakarta - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meningkatkan kerja sama dengan Halodoc, salah satu penyedia layanan kesehatan berbasis online asal Indonesia, dengan menyediakan layanan tes diagnostik cepat COVID-19 (rapid test) tanpa biaya bagi 50.000 warga Jakarta dan Surabaya melalui aplikasi Pulse by Prudential (Pulse).

 

Pulse adalah aplikasi kesehatan digital yang menghadirkan pengelolaan kesehatan holistik dan didukung oleh teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) untuk membantu pengguna meningkatkan gaya hidup sehat mereka dan memberikan akses ke layanan kesehatan kapan pun dimana pun. 

 

Pengguna Pulse dapat mengakses berbagai fitur bernilai tambah yang dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai mitra dari perusahaan teknologi terkemuka, termasuk Halodoc yang menghadirkan fitur Bicara dengan Dokter secara online, dan yang terbaru adalah penyediaan layanan rapid test. 

 

Halodoc sendiri telah ditunjuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu melakukan rapid test COVID-19 kepada masyarakat umum. Untuk dapat mengikuti tes ini tanpa biaya, masyarakat diminta untuk mengunduh aplikasi kesehatan Pulse by Prudential yang tersedia di Google Play Store dan App Store. 

 

Setelah memiliki aplikasi Pulse, calon peserta diwajibkan untuk melakukan pendaftaran di aplikasi Pulse dilanjutkan dengan memilih satu dari lokasi pelaksanaan tes, yaitu di Parkir Hall C JIExpo Kemayoran dan CIBIS Park TB Simatupang, Jakarta mulai 30 April 2020, serta Jalan Raya Duri Kosambi Cengkareng Jakarta dan KONI Jatim Athletic Field Mulyorejo Surabaya mulai 4 Mei 2020. Informasi alamat selengkapnya akan tersedia di aplikasi Halodoc. Hasil tes akan diumumkan melalui SMS dari Halodoc esok harinya.

 

Selain untuk keperluan mendaftar rapid test ini, sejumlah fitur di aplikasi Pulse dapat membantu pengguna mengidentifikasi gejala COVID-19, salah satunya dengan memanfaatkan fitur Chatbot yang juga bekerja sama dengan Halodoc. Fitur ini membantu screening awal dalam mendeteksi risiko paparan COVID-19 terhadap pengguna melalui serangkaian pertanyaan. 

 

Selanjutnya, jika ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai COVID-19, pengguna dapat memanfaatkan fitur Bicara dengan Dokter dari Halodoc yang menyediakan layanan konsultasi khusus COVID-19. Seluruh layanan COVID-19 yang tersedia di aplikasi Pulse tersebut dapat diakses tanpa biaya hingga 31 Mei 2020.

 

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan Halodoc  merupakan salah satu mitra Prudential dalam membangun digital ekosistem untuk menawarkan pengelolaan kesehatan bagi pengguna Pulse. 

 

"Peningkatan kerja sama dengan Halodoc saat ini semakin mempermudah masyarakat untuk memeriksakan diri mereka terkait COVID-19, mulai dari mengetahui kemungkinan paparan terhadap virus, mendaftarkan diri untuk mengikuti rapid test, hingga berkonsultasi dengan dokter yang kesemuanya dapat dilakukan melalui Pulse tanpa biaya apapun," jelasnya, seperti dikutip dalam keterangan, Kamis (30/4). 

 

Program terbaru ini, kata dia, merupakan bagian dari serangkaian inisiatif dari Prudential Indonesia, yang telah dilaksanakan perusahaan untuk  mendukung upaya pemerintah dalam penanganan COVID-19 sejak Januari tahun ini. Perusahaan berkomitmen untuk tetap memberikan perlindungan serta kemudahan tambahan kepada nasabah dan masyarakat meskipun COVID-19 telah diumumkan sebagai pandemi global dan bencana nasional.

 

Peningkatan kapabilitas di dalam aplikasi Pulse melengkapi manfaat dan kemudahan  tambahan dari Prudential Indonesia yang sudah tersedia sebelumnya seperti; Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1 juta/hari untuk maksimal 30 hari apabila dirawat di rumah sakit karena COVID-19 bagi nasabah Polis Individu Prudential dan pengguna Pulse yang mendaftarkan diri untuk Polis Bebas Premi Personal Accident; Kepastian Polis Aktif hingga 31 Mei 2020; Kemudahan berupa Tanpa Masa Tunggu untuk pembelian Polis baru dengan asuransi tambahan rawat inap jika nasabah menjalani rawat inap dengan diagnosis positif COVID-19; Penyesuaian waktu pembayaran Premi/Kontribusi jika nasabah terkena dampak finansial dari pandemi COVID-19; Pengajuan Klaim secara elektronik untuk hospitalization benefit. 

 

Jonathan Sudharta, CEO Halodoc mengatakan, Halodoc berkomitmen untuk terus memperluas dan mempermudah akses kesehatan bagi masyarakat, terlebih di tengah pandemi ini. "Saat ini, Halodoc bersama Prudential bekerjasama untuk memberikan rapid test COVID-19 tanpa biaya bagi 50,000 pengguna. Untuk mengaksesnya, pengguna harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi Pulse by Prudential untuk melakukan redeem voucher dan kemudian menggunakan voucher tersebut untuk melakukan pendaftaran rapid test di Halodoc," jelasnya. 

 

Sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, mekanisme pelaksanaan rapid test dapat secara efektif memutus rantai penyebaran virus dan membantu untuk menentukan tindakan medis selanjutnya. Inisiatif rapid test tanpa biaya merupakan kerja sama dengan Halodoc dan ini juga bagian dari kampanye PRUCinta selama bulan Ramadhan dengan tema “Buktikan Cintamu, Kenali Gejalamu, Supaya Tenang Ramadanmu. Lebih lanjut lagi, Prudential Indonesia juga memberikan perlindungan jiwa kepada lebih dari 500 relawan hingga tenaga medis, difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan.

BERITA TERKAIT

Kasus Jiwasraya Disebut Sebagai Kejahatan Pasar Modal

    NERACA   Jakarta - Direktur Political Economy and Policy Studies (PEPS), Prof. Dr. Anthony Budiawan menilai kasus PT…

Bank Dunia Kucurkan Rp3,75 Triliun untuk Atasi Covid19 di Indonesia

    NERACA Jakarta – Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan 250 juta dolar AS atau sekitar Rp3,75 triliun…

BNI Andalkan Jaringan Agen46 Saat New Normal

    NERACA Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengandalkan jaringan agen46 atau layanan keuangan tanpa kantor, bagi…

BERITA LAINNYA DI Jasa Keuangan

Kasus Jiwasraya Disebut Sebagai Kejahatan Pasar Modal

    NERACA   Jakarta - Direktur Political Economy and Policy Studies (PEPS), Prof. Dr. Anthony Budiawan menilai kasus PT…

Bank Dunia Kucurkan Rp3,75 Triliun untuk Atasi Covid19 di Indonesia

    NERACA Jakarta – Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan 250 juta dolar AS atau sekitar Rp3,75 triliun…

BNI Andalkan Jaringan Agen46 Saat New Normal

    NERACA Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengandalkan jaringan agen46 atau layanan keuangan tanpa kantor, bagi…