Kinerja RS Darurat Wisma Atlet Menunjukkan Hasil yang Signifikan

Jakarta- Setelah Sabtu (4/4) sebanyak 20 orang yang tergolong ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) yang dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran sudah sembuh dan diperbolehkan pulang di rumah masing-masing. Berikutnya Minggu (5/4) sebanyak 18 orang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Jadi total pasien yang sembuh dan diperbolehkan pulang mencapai 38 orang, menurut petugas medis dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/4).  

Sebanyak 18 orang sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing karena sudah berhasil dinyatakan negatif dari Virus Corona. Dari 18 pasien Covid 19 tersebut, mereka menyatakan merasa senang dan puas terhadap pemerintah dan layanan RS Darurat yang berada  di Kemayoran Jakarta Pusat.

Salah satu pasien dari Bogor bernama I Made Adrian, 21, mahasiswa, sempat diwawancarai awak media menyampaikan bahwa  dirinya mengaku kagum dengan fasilitas dan layanan di RS Darurat Corona ini. “Fasilitasnya memang luar biasa bagus dan tenaga medisnya baik dokter maupun perawatnya sangat profesional dan sopan santun melayani kami,” ujarnya.

Demikian juga pasien lainnya, Lita Yuana, 42, asal Kalimantan Selatan, juga sudah diperbolehkan pulang mengucapkan terimakasih atas pelayanan yang baik dan selalu berdoa semoga pasien lainnya cepat sembuh dan selalu diberi kesehatan.

Adapun jumlah pasien RS Darurat Covid 19 yang berada  di Wisma Atlet itu masih bervariasi sejalan dengan pasien yang baru datang dan pasien sudah sembuh. Data terahir Senin (6/4), jumlah pasien rawat  inap: 512 orang, Positif Covid-19: 282 orang, ODP: 60 orang, PDP 170 orang. mohar/fba

BERITA TERKAIT

SCG Bagikan Ratusan Sembako dan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

NERACA Sukabumi - Berbagai bentuk untuk memutus rantai penyebaran dan kepedulian terhadap dampak covid-19 terus digalakan oleh Siam Cement Group.…

Pansus Targetkan Pembahasan LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Tuntas Pertengahan Juni - Wakil Ketua Pansus: Tidak Terlambat Dalam Perjalanan Pembahasan LPKJ Tersebut

NERACA Sukabumi - Wakil Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun anggaran 2019 Deden Solehudin…

Lentera Anak Ajak Masyarakat Kritisi Cara Baru Industri Rokok Memasarkan Rokok dengan Strategi Manipulatif

NERACA   Jakarta – Jumlah perokok anak di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2018, berdasarkan Riset…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

SCG Bagikan Ratusan Sembako dan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

NERACA Sukabumi - Berbagai bentuk untuk memutus rantai penyebaran dan kepedulian terhadap dampak covid-19 terus digalakan oleh Siam Cement Group.…

Pansus Targetkan Pembahasan LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Tuntas Pertengahan Juni - Wakil Ketua Pansus: Tidak Terlambat Dalam Perjalanan Pembahasan LPKJ Tersebut

NERACA Sukabumi - Wakil Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun anggaran 2019 Deden Solehudin…

Lentera Anak Ajak Masyarakat Kritisi Cara Baru Industri Rokok Memasarkan Rokok dengan Strategi Manipulatif

NERACA   Jakarta – Jumlah perokok anak di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2018, berdasarkan Riset…