Lotte Chemical Catatkan Rugi US$ 3,29 Juta

NERACA

Jakarta - Emiten plastik kemasan, PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) membukukan kerugian sebesar US$3,29 juta di tahun 2019 dibandingkan tahun sebelumnya memperoleh laba sebesar US$6,12 juta. Hal ini membuat perseroan membagikan rugi per saham sebesar US$0,0006 dari posisi laba per saham tahun 2018 sebesar US$0,0011. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dirilis di Jakarta, kemarin.

Pendapatan perseroan juga ikut tergerus 23,49% menjadi Rp331,94 juta pada tahun lalu, dari posisi Rp433,87 juta pada periode tahun 2018. Berdasarkan informasi segmen, pasar domestik masih berkontribusi besar terhadap pendapatan perseroan sebesar 85,03%, dan sisanya didapatkan dari penjualan luar negeri. Meski begitu, perseroan tetap berusaha menekan beban pokok penjualan perseroan sebesar 21,26% menjadi US$327,39 juta.

Namun, Lotte Chemical Titan tak bisa mengelak dari kenaikan beban penjualan serta beban umum dan administrasi yang meningkat masing-masing 12,05% dan 10,31%. Di sisi lain, pos liabilitas dan ekuitas perseroan juga ikut berkurang, keduanya mengalami penurunan masing-masing 28,68% menjadi US$66,53 juta, dan 3,26% menjadi US$99,20 juta. Adapun, total aset perseroan ikut menyusut 15,37% menjadi US$165,73 juta dari posisi tahun sebelumnya Rp195,83 juta. Selanjutnya, kas setara kas akhir tahun 2019 perseroan meningkat 11,07% dari posisi awal tahun menjadi US$3,13 juta.

BERITA TERKAIT

Di tengah Ketidakpastian Pandemi - PP Properti Bagikan Dividen Rp 34,2 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 10%.…

Dipicu Sektor Tambang dan Kimia - Laba Bersih Agregat Emiten 2019 Turun 2%

NERACA Jakarta – Pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya terhadap kinerja keuangan emiten. Maka tidak heran, laporan kinerja perusahaan tercatat menjadi…

Pasar Modal Mulai Kondusif - OJK Menilai Kebijakan Membuahkan Hasil

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sejumlah kebijakan terkait pasar modal yang telah digulirkan sejak masa awal pandemi…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Di tengah Ketidakpastian Pandemi - PP Properti Bagikan Dividen Rp 34,2 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 10%.…

Dipicu Sektor Tambang dan Kimia - Laba Bersih Agregat Emiten 2019 Turun 2%

NERACA Jakarta – Pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya terhadap kinerja keuangan emiten. Maka tidak heran, laporan kinerja perusahaan tercatat menjadi…

Pasar Modal Mulai Kondusif - OJK Menilai Kebijakan Membuahkan Hasil

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sejumlah kebijakan terkait pasar modal yang telah digulirkan sejak masa awal pandemi…