Wakil Pimpinan Jona Arizona: Hasil Banmus Reses Tetap Berjalan, Tapi Teknisnya Berbeda - DPRD dan Pemkot Sukabumi Sepakat Realokasi APBD 2020 untuk Covid-19

Wakil Pimpinan Jona Arizona: Hasil Banmus Reses Tetap Berjalan, Tapi Teknisnya Berbeda 

DPRD dan Pemkot Sukabumi Sepakat Realokasi APBD 2020 untuk Covid-19

NERACA

Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bersama DPRD setempat, langsung mengambil lengkah cepat dalam penanganan wabah covid-19. Khususnya dalam segi anggaran. Hal ini juga seiring dengan adanya Permendagri Nomor 6 tahun 2020 dan juga peraturan Mentri Keuangan Nomor 6 tahun 2020 tentang seluruh Kota dan Kabupaten se Indonesia merealokasi APBD khusus untuk penanganan covid-19. 

"Kemarin, Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah sudah melaksanakan rapat tentang kesepakatan realokasi APBD tersebut," ungkap Wakil Pimpinan DPRD Kota Sukabumi Jona Arizona kepada Neraca, usai rapat Badan Musyawarah (banmus) di Gedung DPDR Kota Sukabumi, Jumat (3/4).

Jona juga mengakui, jika biaya tidak terduga di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (SPBD) tahun 2020 sebesar Rp1,5 miliar, sangat jauh untuk mencukupi penanganan covid-19, sementara dibutuhkan anggaran sangat luar biasa."Makanya, realokasi APBD tahun 2020 dimana seluruh anggaran yang tidak terserap dari perjalanan dinas beserta anggaran-anggaran lainya di setiap Organiasasi Perangkat Daerah di Kota Sukabumi, akan diarahkan untuk penanganan covid-19. Ini merupakan kesepakatan kita dan Pemkot mengambil langkah tersebut," ungkap Jona Politis asal Partai Golkar tersebut.

Ketika disinggung hasil banmus tersebut Jona menjelaskan, ada beberapa kegiatan dewan yang ditunda. Diantaranya penundaan kegiatan kunjungan kerja keluar daerah sampai batas waktu yang belum ditentukan, dan ini sudah menjadi kesepakatan semua anggota dewan."Kita sepakat untuk menunda dulu kegiatan kunker, selain sesuai dengan maklumat dari kepolisian juga salah satu bentuk untuk memutus rantai wabah tersebut," tuturnya.

Tapi tambah Jona, kalau untuk kegiatan reses tetap dilaksanakan, namun teknisnya akan berbeda dengan biasanya. Dimana kata Jona, akan ada pembatasan jumlah orang dalam kegiatan tersebut."Teknisnya tentu saja akan berbeda dengan reses yang biasanya," ungkapnya.

Jona mengatakan, alasan reses tersebut tetap dilaksanakan di tengah pandemi ini, dikarenakan kegiatan reses tersebut bertemu konstituen untuk menyerap aspirasi di daerah pemilihan masing-masing."Makanya teknisnya berbeda. Seperti anggota dewan mendatangi konstituen langsung dengan jumlah kehadiran dibatasi dan waktu dialog juga sangat singkat," bebernya.

Dalam rapat Banmus juga, dibahas tentang kepedulian semua 35 anggota DPRD Kota Sukabumi ikut serta memerangi covid-19. Salah satunya, dalam waktu dekat lembaga DPRD akan melakukan baksos dengan membagi-bagikan masker, hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, serta membagi-bagikan sembako. termasuk mulai dari unsur pimpinan sampai anggota menyisihkan sebagian pendapatanya untuk penanganan covid-19."Ini juga salah satu bentuk kita dalam memutus rantai penyabaran covid-19," pungkasnya. Arya

 

 

BERITA TERKAIT

Pendapatan Siloam Naik Hampir 18% di Tahun 2019

NERACA Jakarta - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan kinerja positif di tahun 2019. Emiten rumah sakit dengan jaringan…

Bursa Rebound, Saham LPKR dan PWON Menghijau

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah sempat tertekan akibat Covid-19 kini mulai rebound.…

PT Ceria Sumbang Ventilator Buatan UI ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19

NERACA Jakarta - PT Ceria Nugraha Indotama (CNI), perusahaan tambang nikel pemegang Izin Usaha Pertambangan dan Operasi Produksi di Kabupaten…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Pendapatan Siloam Naik Hampir 18% di Tahun 2019

NERACA Jakarta - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan kinerja positif di tahun 2019. Emiten rumah sakit dengan jaringan…

Bursa Rebound, Saham LPKR dan PWON Menghijau

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah sempat tertekan akibat Covid-19 kini mulai rebound.…

PT Ceria Sumbang Ventilator Buatan UI ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19

NERACA Jakarta - PT Ceria Nugraha Indotama (CNI), perusahaan tambang nikel pemegang Izin Usaha Pertambangan dan Operasi Produksi di Kabupaten…