Pengembang Optimistis Pasar Hunian Premium di Semarang Akan Tumbuh

Pengembang Optimistis Pasar Hunian Premium di Semarang Akan Tumbuh  

NERACA

Semarang - Pengembang perumahan di Kota Semarang optimistis pasar rumah premium di Ibu Kota Jawa Tengah ini akan tumbuh pada tahun 2020.

Manajer Penjualan Perumahan Bumi Semarang Baru (BSB), Harry Setiawan di Semarang, Rabu (12/2), mengatakan, pasar perumahan premium diperkirakan masih bisa meningkat sekitar 15 persen pada 2020."Meski banyak pemain di kelas premium ini, kami optimistis masih ada potensi kenaikan," katanya.

BSB sendiri, kata dia, memiliki dua jenis produk hunian, yakni BSB Village dan BSB City. Ia menjelaskan produk hunian premium tersedia di area BSB City dengan kisaran harga antara Rp700 juta hingga Rp4 miliar per unit.

Ia menuturkan salah satu upaya untuk meraih konsumen di kelas hunian ini, pengembang harus memiliki keunggulan di bidang fasilitas pendukung. Ke depan, kata dia, kawasan BSB yang berlokasi di Mijen, Kota Semarang, tersebut akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan dan kampus.

"Saat ini sedang dalam proses pembangunan sebuah mal. Selain itu Unika Soegijapranata juga akan mendirikan kampus di kawasan ini," katanya di sela pameran yang digelar di Mal Paragon Semarang tersebut.

Kawasan perumahan BSB Semarang berdiri di atas area 1.100 ha yang terbagi atas kawasan residens, industri, dan pergudangan.

Hunian Berbunga Ringan 

Kemudian Pengembang Bukit Semarang Baru (BSB) menawarkan bunga ringan untuk kepemilikan hunian di kawasan perumahan mewah di Ibu Kota Jawa Tengah itu melalui mekanisme kredit.

Manajer Pemasaran BSB Semarang Jong Pramoda di sela pameran di Mal Paragon, Semarang, Rabu (12/2), mengatakan, promo bunga ringan tersebut akan berlaku untuk pembelian selama periode Februari hingga Maret 2020."Kami bekerja sama dengan BCA, bunga KPR sebesar 2,63 persen selama satu tahun," katanya.

Ia menyebut promosi tersebut cukup menarik di tengah bunga KPR perbankan saat ini yang mencapai tujuh persen. Menurut dia, BSB menawarkan berbagai jenis hunian yang berlokasi di kawasan BSB City dan Village. 

BSB menawarkan klaster Aurora di kawasan BSB Village dengan kisaran harga antara Rp300 juta hingga Rp900 juta per unit. Sementara di BSB City terdapat klaster Hilago dengan hunian yang dijual pada kisaran harga Rp1,8 miliar hingga Rp2,8 miliar per unit

Dalam pameran yang digelar mulai 12-16 Februari itu, kata dia, ditargetkan transaksi penjualan akan mencapai Rp20 miliar. Selain hunian, lanjut dia, BSB juga menyediakan kawasan industri dan pergudangan. Ia menyebut terdapat area seluas 120 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk kawasan industri dan pergudangan.

Melalui pameran perdana pada 2020 ini, kata dia, BSB ingin tampil lebih segar di satu kawasan yang terintegrasi. Mohar/Ant

 

BERITA TERKAIT

Menelaah Dampak Wabah COVID-19 ke Sektor Properti Nasional

NERACA Jakarta - Siapa yang menyangka bahwa mahkluk berukuran kurang dari 100 nanometer (satu meter itu setara dengan satu miliar…

Apindo: 30 Juta Karyawan Properti Terancam PHK Karena Pandemi

NERACA Jakarta - Ketua Bidang Properti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sanny Iskandar menyebut sekitar 30,34 juta karyawan yang bekerja di…

Pengembang Minta Pengusaha Tak Terpaku pada COVID-19 Saja

NERACA Jakarta - Pengusaha properti nasional meminta agar pelaku usaha di sektor ini tak hanya terpaku pada masalah COVID-19 saja,…

BERITA LAINNYA DI Hunian

Menelaah Dampak Wabah COVID-19 ke Sektor Properti Nasional

NERACA Jakarta - Siapa yang menyangka bahwa mahkluk berukuran kurang dari 100 nanometer (satu meter itu setara dengan satu miliar…

Apindo: 30 Juta Karyawan Properti Terancam PHK Karena Pandemi

NERACA Jakarta - Ketua Bidang Properti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sanny Iskandar menyebut sekitar 30,34 juta karyawan yang bekerja di…

Pengembang Minta Pengusaha Tak Terpaku pada COVID-19 Saja

NERACA Jakarta - Pengusaha properti nasional meminta agar pelaku usaha di sektor ini tak hanya terpaku pada masalah COVID-19 saja,…