Ciputra Hadirkan Apartemen Seharga Rp300 Juta di Ciracas

Ciputra Hadirkan Apartemen Seharga Rp300 Juta di Ciracas  

NERACA

Jakarta - Ciputra Group bekerja sama dengan Trisula Corporation dan Asia Green Real Estate membangun apartemen dengan harga Rp300 juta di Ciracas Jakarta Timur.

"Lokasi Citra Landmark (nama apartemen, red.) dengan stasiun LRT dan ada akses jalan tol," kata Senior Director Ciputra Group, Artadinata Djangkar, di Jakarta, Jumat (14/2), di sela-sela pengenalan hunian itu kepada tim pemasaran.

Ia mengatakan hunian itu dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare dengan sasaran pasar milenial yang ingin tinggal di daerah Jakarta."Pasarnya milenial oleh karenanya kami tidak ingin mematok harga yang tinggi," ujar dia. 

Terkait dengan mitra, Artadinata mengatakan, Trisula Corporation dikenal sebagai salah satu grup bisnis (konglomerasi) di Indonesia yang berdiri sejak 1968, yang lebih dikenal dengan bisnis garmen dan tekstil.

Citra Landmark adalah kolaborasi kedua antara Ciputra Group dan Trisula Corporation, setelah sebelumnya bekerja sama dalam proyek Ciputra International. Sedangkan Asia Green Real Estate adalah perusahaan pengelolaan aset (asset management) dari Swiss yang berpengalaman dalam pengembangan bangunan gedung hijau berkelanjutan (sustainable green building).

Sebagai wujud dari dedikasinya tersebut, Asia Green Real Estate mengharuskan semua proyek dalam portofolio mereka untuk memperoleh sertifikasi green building EDGE, yang merupakan hasil kreasi dari IFC (International Finance Corporation), anggota Bank Dunia Group.

Oleh karena itu, dapat dipastikan apartemen Citra Landmark juga akan memenuhi kaidah-kaidah bangunan hijau yang ramah lingkungan. Proyek terbaru ini adalah kolaborasi kedua antara Ciputra Group dan Asia Green Real Estate, setelah sebelumnya bekerja sama dalam proyek The Newton 1 Serviced Apartment.

“Proyek Citra Landmark adalah wujud dari mimpi almarhum Ciputra, untuk menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat perkotaan di Jakarta. Kami berharap proyek ini bukan hanya dapat sukses secara komersil, tetapi turut membawa dampak positif, khususnya bagi masyarakat di Jakarta," ujar dia.

Kemudian Artadinata juga mengungkapkan agar furnitur apartemen sesuai selera milenial, pihaknya juga menggandeng Dekoruma, Fabelio, dan Idemu by Vivere.

"Kami juga mengundang Gowork sebagai mitra strategis dalam menghadirkan fasilitas 'co-working space' yang banyak digandrungi oleh kalangan muda milenial, sehingga penghuni kawasan apartemen Citra Landmark dapat berkantor dan tinggal dalam satu kawasan yang sama, dan meningkatkan produktivitas serta kenyamanan bagi para penghuni Citra Landmark," ujarnya.

Untuk memudahkan kepemilikan, Ciputra Group juga turut menggandeng sejumlah bank, di antaranya BCA, CIMB Niaga, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BNI, Bank UOB, CCB Bank untuk fasilitas kredit pemilikan apartemen.

Gojek, sebagai pelopor konsep super app karya anak bangsa, akan menghadirkan berbagai solusi dalam satu aplikasi menjadi mitra strategis Citra Landmark. Ciputra akan menyediakan shelter Gojek untuk memudahkan aktivitas para penghuni. Mohar/Ant

 

 

BERITA TERKAIT

Menelaah Dampak Wabah COVID-19 ke Sektor Properti Nasional

NERACA Jakarta - Siapa yang menyangka bahwa mahkluk berukuran kurang dari 100 nanometer (satu meter itu setara dengan satu miliar…

Apindo: 30 Juta Karyawan Properti Terancam PHK Karena Pandemi

NERACA Jakarta - Ketua Bidang Properti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sanny Iskandar menyebut sekitar 30,34 juta karyawan yang bekerja di…

Pengembang Minta Pengusaha Tak Terpaku pada COVID-19 Saja

NERACA Jakarta - Pengusaha properti nasional meminta agar pelaku usaha di sektor ini tak hanya terpaku pada masalah COVID-19 saja,…

BERITA LAINNYA DI Hunian

Menelaah Dampak Wabah COVID-19 ke Sektor Properti Nasional

NERACA Jakarta - Siapa yang menyangka bahwa mahkluk berukuran kurang dari 100 nanometer (satu meter itu setara dengan satu miliar…

Apindo: 30 Juta Karyawan Properti Terancam PHK Karena Pandemi

NERACA Jakarta - Ketua Bidang Properti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sanny Iskandar menyebut sekitar 30,34 juta karyawan yang bekerja di…

Pengembang Minta Pengusaha Tak Terpaku pada COVID-19 Saja

NERACA Jakarta - Pengusaha properti nasional meminta agar pelaku usaha di sektor ini tak hanya terpaku pada masalah COVID-19 saja,…