Sekretaris DPRD: Selain Kunker, Rapat Paripurna dan Kegiatan Lainya Ditunda Sementara - DPRD Kota Sukabumi Dukung Langkah Pemkot Memerangi Covid-19

Sekretaris DPRD: Selain Kunker, Rapat Paripurna dan Kegiatan Lainya Ditunda Sementara 

DPRD Kota Sukabumi Dukung Langkah Pemkot Memerangi Covid-19

NERACA

Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi terus mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam memerangi wabah Covid-19."Tadi, para unsur Pimpinan DPRD Kota Sukabumi tadi bertemu dengan Pak Walikota, menyampaikan dukungan penuh langkah yang akan diambil oleh pemda terkait memerangi Covid-19 tersebut," ujar Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana kepada Neraca, Senin (30/3).

Asep juga mengatakan, pertemuan singkat para unsur pimpinan dewan dan Walikota tidak jauh membahas dukungan serta memikirkan masyarakat dalam memerangi Covid-19."Tidak lama, para unsur pimpinan hanya menyampaikan dukungan saja kepada pemda," tuturnya.

Disisi lain kata Asep, jika ada rapat dengan pemerintah daerah yang sifatnya segera, maka akan dilakukan melalui video conference (vicon). Meskipun, Vicon tersebut belum bisa dilakukan di kalangan internal anggota dewan."Kalau ada rapat dengan Pemda (walikota) pasti menggunakan fasilitas Vicon, tapi kalau untuk internal sesama anggota dewan atau komisi belum bisa dilakukan, walaupun jika bisa itu salah satu langkah inovasi DPRD Kota Sukabumi," tutur Asep.

Sementara itu berkaiatn dengan kegiatan DPRD sendiri Asep mengungkapkan, bahwa dalam waktu dekat dewan akan melaksanakan rapat Badan Musyawarah (banmus), mengingat bulan April besok sudah masuk agenda kegiatan baru. Banmus yang akan dilakukan tersebut lanjut Asep, tentu saja merapatkan agenda dewan, terutama disesuaikan dengan adanya wabah Covid-19 tersebut. Termasuk agenda reses semua anggota dewan akan ditentukan di banmus, terutama jadwalnya. Apakah nanti akan dirubah, atau dengan teknis lain.

Sebab tambah Asep, kegiatan reses itu melibatkan orang banyak, sehingga perlu teknis lainya seperti apa nanti."Dalam rapat banmus nanti yang akan digelar sekitar tanggal 03 April 2020, kita juga akan ikuti protokol kesehatan, dimana dalam pelaksanaan rapat akan diseting duduknya. Sebab ada sekitar 17 anggota dewan yang akan ikut rapat banmus," jelas Asep.

Selain kegiatan banmus kata Asep, agenda dewan lainya yakni tentang rapat paripurna persetujuan terhadap tiga raperda yang sudah tuntas dibahasnya. Yakni, Raperda Cagar Budaya, Keprotokolan dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terpaksa harus ditunda, termasuk dengan pembahasan LKPJ Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2019."Ada penundaan dulu untuk kegiatan paripurnanya, dan semua diporbolehkan dengan situasi saat ini" ungkap Asep.

Begitu juga dengan jadwal kunjungan kerja (kunker) para anggota DPRD ada penundaan, sesuai instruksi dari pusat, provinsi ataupun daerah sendiri. begitu juga dengan penerimaan tamu dari luar daerah itu di tidak bolehkan."Dari mulai kunker sampai menerima tamu semuanya ditidak bolehkan," ujar Asep.

Sementara untuk kegiatan internal sekretariat DPRD sendiri lanjut Asep, ada sebagian yang bekerja dirumah, tapi kalau kondisinya si pejabat tersebut dibutuhkan, mereka menyatakan siap hadir."Sesuai dengan instruksi Walikota, tapi saya juga pantau mereka saat bekerja dirumah, bahkan dalam kondisi mereka harus hadir, mereka menyatakan siap," pungkas Asep. Arya

 

 

 

BERITA TERKAIT

Jelang New Normal, Kota Bekasi Dapat Bantuan 500 Gel Hand Sanitizer

Bekasi-Menghadapi New Normal di Kota Bekasi, Jawa Barat, Inez Kosmetik  memberikan bantuan berupa 500  gel hand sanitizer kepada Pemerintah Kota…

Berkualitas Tinggi, Ekspor Olahan Kelapa Tembus 6 Benua

NERACA Batam - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian mencatat setidaknya ada 13 ragam komoditas turunan kelapa yang telah laris…

Menkop: Masih Ada Peluang Bagi UMKM di Tengah Covid-19

NERACA Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, UMKM pada saat pandemi Covid-19 berbeda dengan UMKM pada saat…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Jelang New Normal, Kota Bekasi Dapat Bantuan 500 Gel Hand Sanitizer

Bekasi-Menghadapi New Normal di Kota Bekasi, Jawa Barat, Inez Kosmetik  memberikan bantuan berupa 500  gel hand sanitizer kepada Pemerintah Kota…

Berkualitas Tinggi, Ekspor Olahan Kelapa Tembus 6 Benua

NERACA Batam - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian mencatat setidaknya ada 13 ragam komoditas turunan kelapa yang telah laris…

Menkop: Masih Ada Peluang Bagi UMKM di Tengah Covid-19

NERACA Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, UMKM pada saat pandemi Covid-19 berbeda dengan UMKM pada saat…