Dukung Cashless, Envy Technologies Akan Rilis UN1TY

Dukung Cashless, Envy Technologies Akan Rilis UN1TY

NERACA

Jakarta – Emiten jasa teknologi informasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) kian inovatif, dalam waktu dekat Envy akan merilis UN1TY yaitu proyek perancangan dan implementasi infrastruktur pendukung Information and Communication Technologies (ICT) serta produk-produk Electronic Payment Technologies (Sharia and Conventional). Dalam konteks infrastruktur pembayaran global di Indonesia, ENVY menjadi mitra sistem integrasi informatika dan keamanan informasi digitalnya bagi setiap organisasi yang akan menggunakan Produk UNITY di masa yang akan datang sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Direktur Utama Envy, Dato' Sri Mohd Sopiyan bin Mohd Rashdi mengatakan peluncuran Un1ty ini dilakukan menyusul suksesnya aplikasi yang diluncurkan sebelumnya yakni Toko Indonesia (Ko-In).

Ko-In adalah aplikasi mobile yang bertujuan mendigitalisasi warung-warung atau toko-toko tradisional di Indonesia guna meningkatkan nilai dari keberadaan warung atau toko tradisional tersebut.

“Setelah sebelumnya sukses dengan Toko Indonesia, yang merupakan mobile apps dengan solusi digitalisasi di bisnis ritel dan menyediakan marketplace bagi UMKM di Indonesia, kini kami akan meluncurkan UN1TY,” kata Dato' Sri Mohd Sopiyan di Jakarta, Kamis (27/2).

Pengembangan aplikasi ini juga menggandeng PT Datagensia Pembayaran Elektronis (Datagensia). Sebagai informasi, berdasarkan data yang diperoleh dari Datagensia, pengembangan aplikasi layanan pembayaran dinilai penting karena berdasarkan riset terungkap bahwa ada sebanyak 59% merchants (pedagang) di semua kategori produk punya kecenderungan ingin meningkatkan investasi pembayaran mereka dalam 18-24 bulan ke depan.

Selain itu, hampir 90% merchants juga menyatakan dengan investasi di sistem pembayaran, pengalaman para pelanggan berhasil naik 24% sejak 2016.

Tak hanya itu, 85% merchants juga melihat dengan adanya investasi sistem pembayaran, akan meningkatkan kecepatan kliring dan penyelesaian sehingga bisa menopang return of investmen yang jelas atas investasi tersebut.

Dato' Sri Mohd Sopiyan menjelaskan keberadaan Un1ty akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran secara cashless (non-tunai) atau secara digital.

Berbagai manfaat dalam aplikasi UN1TY yakni Payment Point Online Bank (PPOB) atau pembayaran semua jenis tagihan dalam satu tempat. Ada pembayaran BPJS Kesehatan, PDAM, PLN prabayar dan pascabayar, pembayaran Telkom, dan Telkomsel Prabayar dan Pascabayar.

Aplikasi ini juga bisa melayani pembayaran terkait kegiatan ibadah umat muslim seperti zakat mal, zakat fitrah, hingga zakat profesi melalui produk Un1ty seperti e-Qurban, e-Zakat, e-Infaq, e-Sodaqoh, Multi Purpose Membership Card, Crowd Funding, dan Indonesia Market for Halal Trade.

Envy adalah perusahaan teknologi venture yang menyediakan beragam layanan bisnis dan kegiatan di bidang Sistem Integrasi Informatika, Keamanan Informasi Digital, dan Sistem Integrasi Telekomunikasi.

"Kami perusahaan teknologi, dengan didasarkan pada fundamental yang kuat serta penekanan pada integrasi yang dinamis," katanya.

Berdasarkan laporan keuangan September 2019, Envy mencatatkan laba bersih melonjak 79% menjadi Rp 5,61 miliar pada periode 9 bulan atau per September 2019, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 yakni Rp 3,13 miliar.

Melonjaknya laba bersih perusahaan ditopang dengan pendapatan perseroan yang juga melesat menjadi Rp 121,41 miliar, atau tumbuh hingga 147% dibandingkan dengan per September 2018 yakni Rp 49,18 miliar.

Perseroan memiliki tiga bisnis utama yakni Sistem Integrasi Informatika, Sistem Integrasi Komunikasi, dan Jasa Pengamanan Teknologi Informasi.. Namun saat ini, bisnis Sistem Integrasi Informatika tetap menjadi penyumbang pendapatan terbesar, yakni meningkat 110% year on year (yoy).

Perseroan tercatat di BEI pada 8 Juli 2019 dengan meraih dana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO sebesar Rp 222 miliar (harga IPO Rp 370 per saham) yang digunakan untuk ekspansi usaha. Mohar

 

 

BERITA TERKAIT

Aksi Alumni Akabri 89 Hadapi Pandemi Covid-19

NERACA Jakarta - Di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini dampaknya dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah tanah air, Alumni…

Kabid Keselamatan Lalulintas: Kami Masih Menunggu Kepastian Anggaran - Dishub Kota Sukabumi Belum Mampu Tangani PJU yang Rusak

NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mengakui hingga saat ini belum mampu untuk melakukan perbaikan Penerangan Jalan Umum…

Wapres Kunjungi SMA Negeri 4 Kota Sukabumi dalam Kesiapan Sekolah Dimasa Transisi

NERACA Sukabumi - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin memberikan apresiasi kepada Walikota Sukabumi Achmad Fahmi atas ditetapkannya Kota Sukabumi sebagai…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Aksi Alumni Akabri 89 Hadapi Pandemi Covid-19

NERACA Jakarta - Di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini dampaknya dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah tanah air, Alumni…

Kabid Keselamatan Lalulintas: Kami Masih Menunggu Kepastian Anggaran - Dishub Kota Sukabumi Belum Mampu Tangani PJU yang Rusak

NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mengakui hingga saat ini belum mampu untuk melakukan perbaikan Penerangan Jalan Umum…

Wapres Kunjungi SMA Negeri 4 Kota Sukabumi dalam Kesiapan Sekolah Dimasa Transisi

NERACA Sukabumi - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin memberikan apresiasi kepada Walikota Sukabumi Achmad Fahmi atas ditetapkannya Kota Sukabumi sebagai…