Krista-Hippindo Promosikan Investasi ke Ratusan Investor - Gelar TTI Business Forum

Krista Exhibitions bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) kembali menyelenggarakan Trade, Tourism & Invesment Business Forum (TTI) 2020. Forum ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja investasi dan perdagangan serta sebagai peluang untuk ekspansi ke luar negeri. Acara ini resmi dibuka oleh Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, serta dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Ketua Hippindo Budiharjo Iduansjah, dan CEO Krista Exhibitions Daud Dharma Salim di Jakarta, Rabu (19/2). Dalam sambutannya Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto berharap para pelaku ritel tanah air dalam memanfaatkan forum TTI sebagai peluang untuk ekspansi karena dihadiri oleh 300 peserta yang berasal dari duta besar, atase perdagangan dari 70 negara. Dia berharap peran ritel lebih signifikan untuk bisa menopang pertumbuhan ekonomi domestik ke depan. Ditengah tantangan global, perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh diatas 5 persen dengan 56 persen berasal dari konsumsi rumah tangga dan sektor perdagangan menyumbang lebih dari 13 persen.”Untuk meningkatkan kinerja investasi dan perdagangan, forum ini kan berkaitan dengan perdangan ritel, high trade, kuliner resto dan komoditas,” ujarnya Lanjutnya,  TTI Business Forum ini merupakan kedua kalinya digelar di Jakarta yang bertujuan untuk meningkatkan investasi domestik sekaligus mendorong produk unggulan asal Indonesia bisa ekspansi ke luar negeri. Forum ini memberikan kesadaran dan pemahaman tentang potensi perdagangan dan investasi Indonesia, kebijakan pemerintah, insentif investasi dan fasilitas lainnya. Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Hippindo menyebut forum bisnis ini akan membuat keran investasi ke dalam negeri sekaligus membuka peluang ekspansi ritel untuk masuk ke pasar luar negeri. Dirinya mengatakan 500 brand asal Indonesia mampu bersaing dan bertarung dengan peritel luar negeri bahkan di negara mereka sendiri.“Hippindo kami bisa berinvestasi di negara-negara lain dan siap kerja sama. Tolong informasikan shopping mall di negara-negara lain, karena ini temanya trade, tourism dan investment ya kami siap bekerjasama dengan semua negara,” tambahnya. Sejak tahun lalu, Hippindo secara khusus diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk mampu melakukan ekspansi dan penetrasi di negara lain. Selain untuk mengangkat brand lokal juga sebagai benchmarking bahwa produk asal Indonesia khususnya ritel juga memiliki daya saing yang sangat kompetitif di tingkat global. Sementara Daud Dharma Salim, CEO Krista Exhibitions menyampaikan untuk mendatangkan investasi pihaknya juga menggelar pameran-pameran internasional dan bisnis forum di Indonesia. Harapannya dengan banyak menggelar pameran tersebut bisa meningkatkan devisa dan juga investasi yang masuk ke dalam negeri.”Setiap tahun kami datangkan 250 ribu orang dari 75 negara untuk bisa mengikuti pameran di Indonesia,” tandasnya

BERITA TERKAIT

Wings Group Kucurkan Bantuan Rp 25 Miliar

Wings Group melalui Yayasan Wings Peduli Kasih terpanggil untuk membantu pencegahan dan penanggulangan wabah virus corona (COVID-19) dengan siap memberikan…

PZZA Cetak Penjualan Rp 3,98 Triliun

Masih terjaganya daya beli masyarakat menjadi sentimen positif terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA). Pasalnya, emiten waralaba…

Laba Bersih Centratama Menyusut 75%

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) mencatatkan pendapatan usaha sepanjang tahun 2019 kemarin sebesar Rp831,77 miliar, tumbuh 3,82% dibandingkan dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Imbas Lesunya Bisnis Properti - Laba Mentropolitan Kentjana Menyusut 39,61%

NERACA Jakarta –Imbas lesunya bisnis properti di 2019 menekan perolehan laba bersih PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI). Tengok saja, emiten…

Pasar Beras Stabil - Buyung Poetra Raih Penjualan Rp 1,65 Triliun

NERACA Jakarta – Di tahun 2019 kemarin, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berhasil membukukan kinerja keuangan yang cukup mengesankan.…

Intiland Cetak Laba Bersih Rp 251,43 Miliar

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis properti di tahun 2019 kemarin, rupanya tidak berdampak terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Intiland Development…