Pilihan Obat Herbal untuk Ringankan Gejala Flu

Penyakit flu menjadi salah satu penyakit yang paling sering menyerang akibat penularan yang begitu mudah melalui udara. Gejala-gejala flu seperti hidung berlendir, bersin, radang tenggorokan, sakit kepala, serta batuk ringan, bisa mengganggu aktivitas. Menurut Iris Rengganis, Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, penyakit flu jenis selesma atau kerap disebut common cold bisa sembuh dengan sendirinya. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan gaya hidup sehat bisa menjadi solusi untuk mencegah hingga memerangi flu.

Selain itu, demi mempercepat proses penyembuhan, ada sejumlah bahan herbal yang mampu memperkuat imun tubuh. "Obat herbal bisa dengan echinacea, phyllanthus niruri juga bisa," kata Iris dikutip dari CNN Indonesia.com.

Echinacea merupakan tanaman berbunga dan banyak tumbuh di Eropa dan Amerika Utara. Umumnya, orang mengonsumsi echinacea dalam bentuk teh. Namun kini banyak beredar ekstrak echinacea yang praktis dikonsumsi dalam bentuk tablet atau kapsul.

Echinacea terbukti bisa mengurangi gejala selesma. Melansir dari Medical News Today, peneliti dari University of Connecticut School of Pharmacy menemukan echinacea bisa mempercepat penyembuhan hingga 1,4 hari. Bahkan echinacea bisa menurunkan risiko terkena selesma hingga 58 persen."Perlu diingat, echinacea bukan mengobati, tapi mempercepat perbaikan tubuh. Echinacea tidak bisa membunuh virus penyebab selesma," imbuhnya.

Phyllantus niruri alias meniran juga menjadi tanaman herbal yang direkomendasikan Iris dalam memerangi selesma. Meniran berfungsi sebagai penguat imun tubuh (immunostimulator) sekaligus membuat sistem imun lebih aktif (immunomodulator). Saat sistem imun tubuh kuat, maka pertahanan tubuh terhadap serangan virus, bakteri atau mikroba akan meningkat. "Selesma itu flu ringan. Tubuh akan cepat pulih dengan minum cukup, cukup istirahat, antibiotik jika diperlukan dan sesuai saran dokter, makan juga diperhatikan harus yang sehat," katanya.

BERITA TERKAIT

Jaga Kesehatan, Orang Dewasa Pun Perlu Imunisasi

NERACA Jakarta - Usia dewasa merupakan masa-masa produktif. Aktivitas kehidupan yang padat, gaya hidup, pola makan, olahraga, istirahat menjadi hal-hal…

Mitos soal Telur yang Salah Kaprah

Telur jadi pilihan makanan bagi banyak orang. Namun, di balik kepopulerannya, ada banyak mitos tentang telur yang tersebar di masyarakat.…

Hipertensi Jadi Komorbid Paling Tinggi Pasien Corona

Hipertensi berdasarkan catatan sementara menjadi penyakit penyerta atau komorbid tertinggi pasien infeksi virus corona di Indonesia. Sebanyak 50,5 persen dari…

BERITA LAINNYA DI Kesehatan

Jaga Kesehatan, Orang Dewasa Pun Perlu Imunisasi

NERACA Jakarta - Usia dewasa merupakan masa-masa produktif. Aktivitas kehidupan yang padat, gaya hidup, pola makan, olahraga, istirahat menjadi hal-hal…

Mitos soal Telur yang Salah Kaprah

Telur jadi pilihan makanan bagi banyak orang. Namun, di balik kepopulerannya, ada banyak mitos tentang telur yang tersebar di masyarakat.…

Hipertensi Jadi Komorbid Paling Tinggi Pasien Corona

Hipertensi berdasarkan catatan sementara menjadi penyakit penyerta atau komorbid tertinggi pasien infeksi virus corona di Indonesia. Sebanyak 50,5 persen dari…