Penjualan Otomotif Lesu - Pendapatan Tunas Ridean Terkoreksi 4,11%

NERACA

Jakarta – Di kuartal tiga 2019, penjualan mobil PT Tunas Ridean Tbk (TURI) tercatat melemah 12% menjadi 33.626 unit, catatan tersebut sejalan dengan penjualan mobil nasional yang turun sebesar 12% menjadi 753.594 unit pada periode tersebut.”Penurunan penjualan mobil grup seiring dengan kondisi pasar,” kata Dewi Yunita, Corporate Secretary Tunas Ridean di Jakarta, kemarin.

Sementara kontribusi laba perseroan dari bisnis rental turun 20% menjadi Rp40,5 miliar yang disebabkan oleh keuntungan yang lebih rendah dari pelepasan atau penjualan armada dan biaya penyusutan yang lebih tinggi dari dampak kumulatif penggantian unit dengan armada berusia muda dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah armada rental turun 6% menjadi 7.834 unit.

Di sisi lain, penjualan sepeda motor TURI yang berada di pasar Pulau Sumatra, meningkat 2% menjadi 184.438 unit, peningkatan itu sejalan dengan pasar nasional perdagangan motor yang meningkat 4% sampai dengan September 2019 sebanyak 4,9 juta unit dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018. Dari situ, perseroan mencatatkan pendapatan senilai Rp10,30 triliun per September 2019, lebih rendah 4,11% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp10,46 triliun.

Sementara itu, laba bersih periode yang berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat senilai Rp432,97 miliar, meningkat 6,34% dibandingkan dengan per September 2018 senilai Rp407,14 miliar. Perseroan mencatatkan laba dari bisnis otomotif naik 17% menjadi Rp245,3 miliar. Sementara itu, bisnis keuangan memberikan kontribusi laba senilai Rp147,2 miliar. Raihan itu relatif sama dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Disampaikan Dewi Yunita, laba grup naik 6% disebabkan oleh menguatnya kontribusi dari bisnis otomotif sebagian diimbangi oleh kontribusi yang lebih rendah dari bisnis sewa, sedangkan operasi pembiayaan konsumen tetap stabil. Untuk sisa tahun ini, kinerja Grup diharapkan akan memuaskan, meskipun ada kekhawatiran mengenai bisnis otomotif yang semakin kompetitif.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan akan membagikan dividen interim tahun buku 2019. TURI akan membagikan dividen Rp 8 per saham.  Berdasarkan keputusan rapat direksi Tunas Ridean pada 1 November 2019 telah memutuskan pembayaran dividen interim dari laba bersih sejumlah Rp 44,64 miliar.

BERITA TERKAIT

Akselerasi Pertumbuhan Bisnis - Sinarmas MSIG Life Gulirkan Turnaround Project

Pacu pertumbuhan bisins dan juga penetrasi pasar asurasi lebih luas lagi, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life)…

PGUN Raup Dana Hasil IPO Rp 103,5 Miliar

Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dibuka melonjak 34,78% menjadi Rp 155 per saham…

Pefindo Pangkas Rating Waskita Jadi BBB+

NERACA Jakarta- Mempertimbangkan beban keuangan yang tinggi dan lemahnya rasio utang dan profitabilitas perusahaan menjadi alasan bagi PT Pemeringkat Efek…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

PGUN Raup Dana Hasil IPO Rp 103,5 Miliar

Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dibuka melonjak 34,78% menjadi Rp 155 per saham…

Pefindo Pangkas Rating Waskita Jadi BBB+

NERACA Jakarta- Mempertimbangkan beban keuangan yang tinggi dan lemahnya rasio utang dan profitabilitas perusahaan menjadi alasan bagi PT Pemeringkat Efek…

Jaga Kocek Agar Tidak Tipis - Dividen Sritex Menyusut Dibandingkan Tahun Lalu

NERACA Jakarta –Mempertimbangkan jaga likuiditas guna mendanai ekspansi bisnisnya menjadi alasan bagi PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex…