LPDB KUMKM Gandeng PT dan PLUT Tingkatkan Kualitas Penyaluran

LPDB KUMKM Gandeng PT dan PLUT Tingkatkan Kualitas Penyaluran

NERACA

Batam - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM menandatangani nota kesepahaman dengan dua lembaga strategis, yaitu perguruan tinggi (PT) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUKM. Kerjasama tersebut ditandatangani Direktur Utama LPDB KUMKM Braman Setyo dengan para pimpinan lembaga terkait, di sela-sela kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Dana Bergulir di Kota Batam, Kepri, Rabu sore (13/11).

Dalam sambutannya, Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan mengatakan, LPDB KUMKM hadir sebagai solusi pembiayaan bagi koperasi dan UMKM yang ingin mengakses fasilitas pembiayaan dengan bunga murah."Untuk mempermudah pelaku koperasi dan UKM dalam mengakses fasilitas pembiayaan, maka LPDB KUMKM melakukan kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM di tingkat provinsi seluruh Indonesia, termasuk PLUT dan Perguruan Tinggi", kata Prof Rully.

Selain itu, lanjut Prof Rully, melalui Permenkop Nomor 6 Tahun 2019, persyaratan pengajuan pinjaman kepada LPDB-KUMKM semakin dipermudah."Sehingga, diharapkan semakin banyak pelaku Koperasi dan UMKM yang dapat mengakses pinjaman kepada LPDB-KUMKM", tandas Prof Rully.

Sementara itu, Braman menegaskan bahwa MoU dengan PLUT sebagai bentuk kepanjangan tangan LPDB di daerah."Nantinya, di setiap PLUT KUKM akan dibentuk Pojok Layanan Informasi (Poli) LPDB", ucap Braman.

Untuk tahap awal dilakukan kerjasama dengan 12 PLUT KUKM, yaitu Provinsi Aceh, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Subang, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Limapuluh, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pacitan, Kota Banjar Baru, Kota Surakarta, dan Kota Batam."Secara bertahap akan kita realisasikan di 60 PLUT KUKM di seluruh Indonesia", ujar Braman.

Menurut Braman, kerjasama dengan PT dan PLUT akan makin memudahkan bagi LPDB-KUMKM melakukan sosialisasi."Dengan adanya PLUT yang sudah tersebar di berbagai provinsi kita harapkan dapat mensosialisasikan dan sekaligus memberikan bimbingan teknis kepada koperasi dan UKM yang ingin mengakses dana bergulir LPDB,” kata Braman.

Braman menambahkan, pihaknya akan membimbing salah satu konsultan PLUT KUKM agar bisa memberikan arahan kepada pelaku koperasi dan UKM di daerah terhadap akses pembiayaan melalui LPDB KUMKM."PLUT dapat juga melakukan check list terhadap proposal yang dikirim calon mitra usaha", kata Braman.

Sementara terkait kerjasama dengan PT, Braman berharap para pelaku UKM bisa mengelola keuangan dengan benar dalam mengembangkan usahanya."Khusus dengan PT adalah kerjasama pendampingan, sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang salah satunya menyangkut pengabdian masyarakat", jelas Braman.

Kerjasama LPDB KUMKM dengan PT, antara lain dengan Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Universitas Brawijaya Malang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Universitas Andalas (Unand) Padang.

Bagi Braman, peran PT amat krusial pada level pra dan pasca penyaluran dana bergulir. Salah satunya adalah pendampingan bagi UKM dalam menyusun proposal dana bergulir."Karena, rata-rata proposal yang diajukan para UKM itu masih jauh dari harapan. PT bertugas menyempurnakan dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan yang penting bagi LPDB. Bila dokumen sudah bisa lengkap dan benar, maka 21 hari pelayanan kami akan tercapai", papar Braman.

Begitu juga pasca pencairan dana bergulir, dimana pihak PT akan selalu melakukan monitoring dan evaluasi para UKM dalam mengelola dana bergulir."Awal tahun depan, LPDB KUMKM juga akan melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan Fintech untuk lebih mempercepat akselerasi penyaluran dana bergulir", pungkas Braman. Mohar/Rin

 

 

BERITA TERKAIT

Menteri LHK: Yakinkan Kerja Lapangan Aktivitas Transisi Adaptasi

NERACA Wonosobo - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meninjau dan mengawasi langsung, kegiatan lapangan meliputi kerja bangunan…

PWI Jaya Minta Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Wartawan Metro TV

Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa pembunuhan Yodi Prabowo, editor Metro…

Dukung Swasembada Gula, Karantina Pertanian Pastikan Bibit Tebu Impor Aman

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia dapat melakukan swasembada gula pada tahun 2029. Salah satu strategi yang dilakukan melalui…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Menteri LHK: Yakinkan Kerja Lapangan Aktivitas Transisi Adaptasi

NERACA Wonosobo - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meninjau dan mengawasi langsung, kegiatan lapangan meliputi kerja bangunan…

PWI Jaya Minta Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Wartawan Metro TV

Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa pembunuhan Yodi Prabowo, editor Metro…

Dukung Swasembada Gula, Karantina Pertanian Pastikan Bibit Tebu Impor Aman

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia dapat melakukan swasembada gula pada tahun 2029. Salah satu strategi yang dilakukan melalui…