Terbitkan Obligasi Rp 1,2 Triliun - PT KAI Tawarkan Kupon Hingga 8,5%

NERACA

Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya dan termasuk bayar pokok pinjaman, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan rencana untuk menerbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Obligasi II Kereta Api Indonesia. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk refinancing utang dan pengadaan sarana baru serta pembaruan sarana.

Didiek Hartantyo, Direktur Keuangan Kereta Api Indonesia (Persero) menyebutkan penjamin pelaksana emisi dalam obligasi ini adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas. "Obligasi II Kereta Api Indonesia 2019 dengan nilai nominal sebanyak-banyaknya sebesar Rp 2 triliun," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, dana yang diperoleh sebesar Rp 1,2 triliun akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman pada PT Bank HSBC Indonesia. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk pengadaan sarana baru dan pembaruan sarana. Lebih lanjut, pengadaan sarana baru mayoritas untuk membeli kereta baru menggantikan kereta yang usianya sudah tua. Sampai dengan Oktober lalu terdapat 672 kereta yang usianya di atas 30 tahun yang meliputi kereta penumpang, kereta makan, kereta bagasi, dan kereta pembangkit.

Sedangkan, untuk pembaruan sarana dengan melakukan repowering atau peningkatan daya sarana kereta api.  Nantinya, repowering meliputi pekerjaan penggantian mesin kereta penumpang, gerbong barang, pembaruan lokomotif, kereta rel diesel, dan lainnya. Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta peningkatan layanan baik untuk angkutan penumpang maupun barang.

Didiek bilang, dengan melihat pengalaman penerbitan obligasi sebelumnya pihaknya optimistis penawaran kali ini akan sukses seperti sebelumnya. Obligasi ini mendapatkan peringkat AAA dari Pefindo.  Obligasi terbagi menjadi dua seri yang mana Seri A berjangka waktu 5 tahun dan indikasi tingkat kupon obligasi 7,45% - 8,1% per tahun. Seri B berjangka waktu 7 tahun dengan indikasi tingkat kupon obligasi 7,8% - 8,5% per tahun. "Bunga obligasi dibayarkan triwulan 30/360, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi," ujarnya.

 

BERITA TERKAIT

Metropolitan Land Raih Marketing Sales Rp438 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland membukukan marketing sales hingga kuartal I-2024 sebesar Rp…

Hartadinata Tebar Dividen Final Rp15 Per Saham

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) akan memberikan dividen final tahun buku 2023 sebesar Rp15…

Kenaikan BI-Rate Positif Bagi Pasar Modal

NERACA Jakarta  - Ekonom keuangan dan praktisi pasar modal, Hans Kwee menyampaikan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI-Rate…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Metropolitan Land Raih Marketing Sales Rp438 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland membukukan marketing sales hingga kuartal I-2024 sebesar Rp…

Hartadinata Tebar Dividen Final Rp15 Per Saham

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) akan memberikan dividen final tahun buku 2023 sebesar Rp15…

Kenaikan BI-Rate Positif Bagi Pasar Modal

NERACA Jakarta  - Ekonom keuangan dan praktisi pasar modal, Hans Kwee menyampaikan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI-Rate…