BEI Delisting Efek PT Sigmagold Inti Perkasa

Mengawali perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/11), PT Bursa Efek Indonesia resmi menghapus pencatatan efek PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk. (TMP) dari papan perdagangan efek. BEI menghapus efek emiten berkode saham TMPI dengan merujuk pada Peraturan Bursa Nomor I-I tentang pengapusan pencatat atau delisting dan pencatatan kembali (relisting). Bursa menghapus saham perusahaan tercatat dengan dua kondisi.

Pertama, perseroan mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat, baik itu secara finansial atau secara hukum atau terhdap kelangsungan statur perusahaan tercatat yang tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Kedua, saham perusahaan tercatat akibat suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Vera Florida dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Irvan Susandy dalam pengumumannya di Jakarta, kemarin menegaskan, kendati sudah tidak tercatat di BEI, Sigmagold Inti Perkasa masih merupakan perusahaan publik.

Dengan demikian, perseroan tetap wajib memperhatikan kepentingan pemegang saham publik dan mematuhi ketentuan mengenai keterbukaan informasi dan pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Persetujuan penghapusan pencatatan efek TMPI ini tidak menghapuskan kewajiban-kewajiban yang belum dipenuhi oleh perusahaan kepada BEI.

Berdasarkan laporan keuangan tahunan TMPI 2018 yang diterbitkan 5 November lalu, susunan pemegang saham perseroan 99,86% dimiliki oleh masyarakat dengan jumlah saham mencapai 5,49 miliar. Adapun jumlah tersebut senilai Rp1,09 triliun. Selain itu, saham TMPI juga dimiliki oleh PT Pratama Duta Sentosa sebanyak 7,50 juta saham atau 0,14% dari jumlah modal dan disetor penuh.

BERITA TERKAIT

Bank BTN Kantongi Laba Bersih Rp 768 Miliar

Di paruh pertama 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencetak laba bersih senilai Rp768 miliar. Perolehan tersebut merupakan hasil…

Jasa Armada Raih Pendapatan Rp 338 Miliar

Di semester pertama 2020, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan mencapai Rp 338 miliar, naik sebesar…

Lippo Karawaci Bukukan Rugi Rp 1,25 Triliun

Lesunya bisnis properti akibat dampak pandemi Covid-19 memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dimana pada…

BERITA LAINNYA DI

Bank BTN Kantongi Laba Bersih Rp 768 Miliar

Di paruh pertama 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencetak laba bersih senilai Rp768 miliar. Perolehan tersebut merupakan hasil…

Jasa Armada Raih Pendapatan Rp 338 Miliar

Di semester pertama 2020, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan mencapai Rp 338 miliar, naik sebesar…

Lippo Karawaci Bukukan Rugi Rp 1,25 Triliun

Lesunya bisnis properti akibat dampak pandemi Covid-19 memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dimana pada…