Mobil

BMW Group Indonesia kembali meluncurkan mobil di segmen Sports Activity Vehicle (SAV) compact premium terbarunya melalui X Series, yaitu The New X1. Generasi terbaru X1 ini sekaligus menjadi penutup daftar mobil baru yang diluncurkan BMW di Indonesia pada tahun 2019.

"Mobil compact premium ini akan menjadi kendaraan terakhir dari BMW yang diluncurkan pada 2019," kata Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania di Plaza Senayan, Jakarta, disalin dari Antara. "X1 sendiri salah satu model rakitan lokal dengan penjualan paling tinggi mulai dari generasi pertama dan kedua," lanjutnya.

Menyasar pengendara dengan jiwa muda dan dinamis, The New X1 menawarkan beberapa penyegaran, terutama di bagian eksterior depannya. Ia hadir dengan BMW kidney grille, bumper dan foglamp LED yang lebih besar.

Mengintip dapur pacunya, tidak ada perubahan yang signifikan bila dibandingkan dengan X1 generasi sebelumnya. Ia ditenagai oleh mesin BMW Twinpower Turbo 1,5 liter dan tiga silinder yang menghasilkan daya maksimum sebesar 140 hp pada 4400 rpm, serta torsi maksimum hingga 220 Nm pada 1.250 rpm.

Hal ini juga memungkinkan transisi yang mulus dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Rata-rata, konsumsi bahan bakar mobil ini adalah 15,9km/liter dan emisi CO2 raya-rata 144g/km (siklus WLTP). Untuk pembaruan eksterior bagian belakang, lampu LED hadir dengan desain baru, LED L shape BMW yang lebih lebar dan terlihat kokoh.

Sementara untuk bagian dalam mobil, kabin dari New X1 mengedepankan ruang lapang dan teknologi terbaru, seperti upholstery baru serta kemudahan akses fitur dengan Control Display hingga Apple Carplay. "Semua bisa digerakkan hanya dengan suara untuk menggunakan fitur yang ada di dalamnya," kata Jodie.

Dirakit secara lokal di pabrik BMW Production Network 2 Gaya Motor, Sunter, Jakarta, BMW The New X1 akan dihargai Rp739 juta off the road, dan menjadikannya mobil BMW termurah saat ini.

Ketika ditanya soal alasannya meluncurkan mobil BMW X Series ini pada akhir tahun, Vice President of Sales BMW Indonesia Bayu Riyanto mengatakan bahwa di akhir tahun, ada kecenderungan bagi calon pembeli untuk melakukan pembelian.

"Karena di akhir tahun, diimbangi dengan diskon yang diberikan, mengingat dimana-mana ada sale (akhir tahun)," kata Bayu.

"Tapi kita melihatnya lebih ke calon pembeli, dia biasanya lihat ke semua (produk). Seperti contohnya, kita coba canangkan dengan adanya mobil X1 di akhir tahun ini, orang akan melihat ada sesuatu yang baru dan bisa dibeli tahun ini," lanjutnya.

Di sisi lain, apabila dilihat dari kacamata pasar, Bayu berpendapat bahwa pasar otomotif khususnya mobil di semester kedua 2019 merupakan momentum yang tepat untuk meluncurkan serta memasarkan produk terbaru. "Market ada kendala di semester pertama (2019)," kata Bayu.

 

BERITA TERKAIT

Wuling Kucurkan 36 Ribu Masker Non Medis untuk Semeton Bali

NERACA Bali - Wujud kolaborasi antara Wuling Motors (Wuling) dan Bali United pada hari ini dengan secara simbolis melakukan serah…

Di Jepang Daihatsu Rocky Raih Penghargaan Bintang 5 Mobil Teraman

NERACA Jepang - Daihatsu Rocky sebagai mobil compact SUV  telah diluncurkan di Jepang pada November 2019 yang lalu dan mendapat sambutan yang…

Di Tengah Pandemi Ekspor CBU Suzuki Tetap Tumbuh

NERACA Jakarta - Kuartal 1 2020 dilalui dengan adanya pandemi Covid-19 yang mempengaruhi semua sektor, termasuk industri otomotif. Salah satu…

BERITA LAINNYA DI Otomotif

Wuling Kucurkan 36 Ribu Masker Non Medis untuk Semeton Bali

NERACA Bali - Wujud kolaborasi antara Wuling Motors (Wuling) dan Bali United pada hari ini dengan secara simbolis melakukan serah…

Di Jepang Daihatsu Rocky Raih Penghargaan Bintang 5 Mobil Teraman

NERACA Jepang - Daihatsu Rocky sebagai mobil compact SUV  telah diluncurkan di Jepang pada November 2019 yang lalu dan mendapat sambutan yang…

Di Tengah Pandemi Ekspor CBU Suzuki Tetap Tumbuh

NERACA Jakarta - Kuartal 1 2020 dilalui dengan adanya pandemi Covid-19 yang mempengaruhi semua sektor, termasuk industri otomotif. Salah satu…