BUMD Pemkot Palembang Target Pasang 130 Kilometer Pipa Gas

BUMD Pemkot Palembang Target Pasang 130 Kilometer Pipa Gas

NERACA 

Palembang - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya menargetkan pemasangan jaringan pipa gas alam sepanjang 130 kilometer untuk perluasan gas rumah tangga pada tahun depan

Direktur Utama PT SP2J Ahmad Novan mengatakan, untuk mencapai target tersebut dibutuhkan dana sekitar Rp28 miliar.“Kami bakal mengajukan biaya tersebut pada APBD 2020 tetapi belum tahu berapa yang akan disetujui pemerintah dan DPRD Kota Palembang,” kata dia di Palembang, Senin (14/10).

Novan menjelaskan jaringan pipa tersebut bakal dipasang di sejumlah kecamatan, seperti Gandus dan Talang Kelapa dengan jumlah sambungan di atas 9.500 SR. Ia mengatakan saat ini jumlah pelanggan gas bumi yang dikelola perusahaanya mencapai 7.000 SR, pelanggan itu tersebar di 14 kelurahan.

Namun demikian, kata Novan, jumlah sebaran itu masih terbatas mengingat kelurahan yang ada di Kota Palembang mencapai 107 kelurahan. Menurut dia, pemkot selaku pemegang saham BUMD tersebut telah mendukung perluasan jaringan gas rumah tangga, di mana pada tahun ini pihaknya telah mendapat penyertaan modal sebanyak Rp21 miliar.

“Penyertaan modal itu untuk penyambungan pipa sepanjang 90 kilometer pada tahun ini dan untk menyasar target 9.500 SR,” kata dia.

Sementara itu Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan pemerintah kota menginginkan jaringan gas terpasang di seluruh rumah tangga di kota tersebut.“Targetnya seluruh masyarakat Kota Palembang terlayani jargas tetapi memang harus bertahap,” kata dia.

Menurut Harnojoyo, pemkot menjadikan acuan jumlah pelanggan PDAM yang mencapai sekitar 284.000 pelanggan dapat ikut menjadi pelanggan gas rumah tangga.

Sementara terkait penyertaan modal untuk SP2J tahun depan, Harnojoyo mengatakan bahwa pemkot masih mengkaji pengajuan tersebut.“Kami lihat dulu terkait penyertaan modal ini, harus dikaji dulu,” kata dia. Ant

 

 

 

BERITA TERKAIT

Dompet Dhuafa dan PWI Pusat Salurkan Bantuan

Jakarta-Krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19, telah menyentuh semua lapisan masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat pers yang masih bekerja di perusahaan media,…

Hyundai Terjerat Hukum, Pertamina Diminta Awasi Proyek Balikpapan

NERACA   Jakarta - PT Pertamina (Persero) diminta untuk mengawasi proyek pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan setelah…

Wanita Emas Salurkan Bantuan APD Lewat Ikatan Dokter Indonesia

NERACA Jakarta - 'Wanita Emas' atau Hasnaeni masih terus menyalurkan bantuannya di tengah pandemi covid-19. Kali ini, Hasnaeni mengirimkan bantuan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Dompet Dhuafa dan PWI Pusat Salurkan Bantuan

Jakarta-Krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19, telah menyentuh semua lapisan masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat pers yang masih bekerja di perusahaan media,…

Hyundai Terjerat Hukum, Pertamina Diminta Awasi Proyek Balikpapan

NERACA   Jakarta - PT Pertamina (Persero) diminta untuk mengawasi proyek pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan setelah…

Wanita Emas Salurkan Bantuan APD Lewat Ikatan Dokter Indonesia

NERACA Jakarta - 'Wanita Emas' atau Hasnaeni masih terus menyalurkan bantuannya di tengah pandemi covid-19. Kali ini, Hasnaeni mengirimkan bantuan…