Pintar Nusantara Terbitkan MTN US$ 40 Juta

Guna mendanai pengembangan bisnisnya, perusahaan investasi yang memiliki spesialisasi di industri satelit telekomunikasi PT Pintar Nusantara Sejahtera menerbitkan surat utang jangka menengah senilai US$40 juta. Seperti dikutip dalam laman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta, kemarin, perseroan mencatatkan penerbitan medium term notes (MTN) Pintar Nusantara Sejahtera II Tahun 2019.

MTN tersebut memiliki tingkat bunga tetap sebesar 12% per tahun dan dibayarkan per 3 bulan. Surat utang itu akan jatuh tempo pada 14 Oktober 2022. Berdasarkan data KSEI, PT Pintar Nusantara Sejahtera tercatat telah menerbitkan MTN senilai US$35 juta pada 2017. Surat utang berkupon 12% itu akan jatuh tempo pada 20 Oktober 2019.

PT Pintar Nusantara Sejahtera merupakan perusahaan investasi di bidang satelit telekomunikasi yang didirikan sejak 2014. Melalui anak usahanya, perusahaan menyediakan layanan satelit telekomunikasi dan jasa komunikasi. Salah satu perusahaan yang terafiliasi dengan PT Pintar Nusantara Sejahtera ialah PT Pasifik Satelit Nusantara.

PT Pasifik Satelit Nusantara memberikan layanan komunikasi bergerak berbasis satelit melalui BYRU dan PASTI, dan juga juga layanan komunikasi data melalui satelit kepada industri perbankan, perkebunan, dan industri lainnya, baik dengan sistem VSAT IP maupun SCPC.

 

BERITA TERKAIT

Fitch Rating Beri Peringkat CCC- APLN

Buntut dari melorotnya kinerja keuangan, Fitch Ratings menurunkan peringkat perusahaan dan obligasi PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjadi ‘CCC-“…

Pendapatan Bisi International Turun 27,61%

Di kuartal pertama 2020, PT Bisi International Tbk (BISI) mencatat penurunan pendapatan 27,61% menjadi Rp401,43 miliar dibandingkan priode yang sama…

SMGR Siapkan Skenario The New Normal

Menindaklanjuti sura Kementerian BUMN No S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 tentang "Antisipasi Skenario The New Normal BUMN, PT Semen Indonesia…

BERITA LAINNYA DI

Fitch Rating Beri Peringkat CCC- APLN

Buntut dari melorotnya kinerja keuangan, Fitch Ratings menurunkan peringkat perusahaan dan obligasi PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjadi ‘CCC-“…

Pendapatan Bisi International Turun 27,61%

Di kuartal pertama 2020, PT Bisi International Tbk (BISI) mencatat penurunan pendapatan 27,61% menjadi Rp401,43 miliar dibandingkan priode yang sama…

SMGR Siapkan Skenario The New Normal

Menindaklanjuti sura Kementerian BUMN No S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 tentang "Antisipasi Skenario The New Normal BUMN, PT Semen Indonesia…