Pemkot Tangsel Luncurkan "SIPINTAS" Berisi Kepwal Hingga Info Publik

Pemkot Tangsel Luncurkan "SIPINTAS" Berisi Kepwal Hingga Info Publik  

NERACA

Tangerang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten membuat aplikasi program Sistem Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Kota Tangerang Selatan (SIPINTAS) yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Kepala Bidang Humas dan Pengelolaan Informasi pada Diskominfo kota Tangsel Irfan Santoso mengatakan, adanya SIPINTAS ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan PPID di Kota Tangsel.“Kita ingin meningkatkan kapabilitas, kemampuan atau skill dari PPID di OPD masing-masing. Dengan adanya program ini maka akan lebih mudah,” ungkap dia di Tangerang Selasa (1/10).

Irfan menjelaskan, selain meningkatkan kemampuan PPID Pembantu melalui aplikasi atau program SIPINTAS, kegiatan ini pun dalam rangka mensosialisasikan Perwal, Kepwal PPID yang telah dibuat pada Agustus kemarin.

SIPINTAS ini merupakan program layanan, untuk meningkatkan PPID Tangsel, di dalamnya terdapat Perwal, Kepwal, informasi publik yang dikecualikan, serta website berbasis mobile yang bisa diakses oleh siapa saja melalui e ppid.tangerangselatankota.go.id

“Website berbasis mobile ini dibuat, agar masyarakat dapat mengakses lebih mudah,masyarakat bisa mendownload program atau informasi yang tersaji dalam web,“ ungkap dia.

Tidak hanya website saja yang mobile, namun dalam rangka meningkatkan pelayanan PPID, Kominfo membuat ruang pelayanan yang letaknya di gedung 3 Puspemkot Tangsel.

“Ruang pelayanan pengaduan atau PPID ini bisa diakses oleh siapa pun, dan ada petugas yang berjaga setiap harinya, ruang pelayanan ini di buat senyaman mungkin, bagi masyarakat atau PPID Pembantu ingin melakukan diskusi atau menyampaikan sesuatu pengaduan, bisa datang langsung ke ruang layanan yang buka pada Pukul 08.00 hingga 16.00 wib, di hari Senin hingga Jumat,” jelas dia.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, menjelaskan, bahwa PPID menjadi keharusan dan kewajiban menyampaikan informasi baik dalam intern maupun ke masyarakat.

"Tanggungjawab kita tidak hanya ke DPRD, Gubenur, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, namun tak kalah pentingnya kepada masyarakat,” jelas dia.

Dijelaskannya, di era keterbukaan informasi publik ini ada beberapa yang harus diketahui tetapi di satu sisi pemanfaatan informasi juga mendidik dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Keterbukaan informasi menjadi keharusan dan kewajiban. Kita lihat mana yang boleh dan tidak, bukan untuk menutupi. Namun kepentingan yang jauh lebih besar. Tetapi di satu sisi jangan juga kita berlindung seolah-olah rahasia Negara. Padahal masyarakat wajib tahu, dan kita memiliki kewajiban untuk memberitahukannya, PPID membantu kita mana yang boleh dan tidak, bukan hanya kepada masyarakat namun di lingkung Pemkot Tangsel,” kata dia. Ant

 

BERITA TERKAIT

Wom Finance Luncurkan Program Promo Merdeka Bunga Rendah Hingga 0%

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, Wom Finance memberikan apresiasi kepada konsumen melalui Program Promo Merdeka untuk…

BLT Dana Desa Bakal Dongkrak Daya Beli Masyarakat Sumsel

NERACA Palembang - Bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa yang disalurkan ke masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) diyakini…

Bantu KUMKM Di Tengah Pandemi Covid-19, LPDB Gandeng Tiga Stakeholder BUMN

NERACA Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) bekerja sama dengan tiga stakeholder BUMN,…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Wom Finance Luncurkan Program Promo Merdeka Bunga Rendah Hingga 0%

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, Wom Finance memberikan apresiasi kepada konsumen melalui Program Promo Merdeka untuk…

BLT Dana Desa Bakal Dongkrak Daya Beli Masyarakat Sumsel

NERACA Palembang - Bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa yang disalurkan ke masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) diyakini…

Bantu KUMKM Di Tengah Pandemi Covid-19, LPDB Gandeng Tiga Stakeholder BUMN

NERACA Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) bekerja sama dengan tiga stakeholder BUMN,…