Kembangkan IDX Inkubator - BEI Kerjasama Sinergis Xcel Asia dan ENVY

NERACA

Jakarta - Dalam rangka mengembangkan IDX inkubator yang merupakan program inkubasi starup gagasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus menjalin kerjasama. Teranyar, BEI menjalin kerjasama XCel Asia Inc dan PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY).”Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Envy dan XCel Asia Inc, karena perjalanan perusahaan rintisan (startup) untuk IPO (Initial Public Offering) membutuhkan banyak dukungan untuk mengembangkan model bisnis dan mendapatkan investasi untuk meningkatkan bisnisnya,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, IGD Nyoman Yetna di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, pihaknya sangat menghargai XCel Asia Inc yang berkomitmen untuk menyediakan dana dan bantuan untuk program percepatan perusahaan rintisan (startup) yang menjadi peserta IDX Incubator. XCel Asia Inc adalah perusahaan modal ventura pertama yang berkomitmen untuk membantu perusahaan rintisan (startup) tumbuh dengan pasar modal Indonesia.

Dalam kerja sama tersebut, XCel Asia Inc akan memberikan investasi di beberapa perusahaan binaan BEI di IDX Incubator yang potensial dan sesuai dengan kebutuhan investasi XCel Asia. Perusahaan ini bergerak di bidang pengoperasian program akselerasi dan pelatihan startup di beberapa kota di Asia. XCel Asia Inc merupakan akselerator startup Pan-Asia pertama dan perusahaan modal ventura yang berfokus pada hard tech startup. XCel Asia mencari, menginkubasi, dan berinvestasi dalam inovasi category-defining yang memiliki potensi untuk mengembangkan ekonomi di Asia.

Di sisi lain, Envy yang bergerak di bidang jasa teknologi informasi, dalam kerja sama ini bertindak sebagai evaluator pada perusahaan startup binaan yang layak mendapatkan investasi dan bimbingan oleh XCel Asia. IDX Incubator pertama kali dibentuk pada Mei 2007 dengan angkatan pertama (batch 1) mencapai 24 perusahaan. Tahun 2018, terdapat 20 startup yang masuk menjadi binaan BEI.

Kata Direktur Utama Envy, Mohd Sopiyan Bin Mohd Rashdi, sebagai perusahaan technology venture, pihaknya selalu mencari cara mendukung industri dan membantu apa pun demi pertumbuhan startup. “Bermitra dengan XCel Asia, ENVY membantu XCel Asia dalam membimbing startup, memberikan bimbingan teknologi,"ujarnya,

Selain itu, lanjutnya, Envy juga menegaskan hadirnya IDX Incubator adalah tonggak sejarah yang harus dibanggakan oleh publik Indonesia dan khususnya sektor teknologi. "Apa yang dilakukan BEI adalah yang pertama di Indonesia, di mana tidak ada Bursa Efek lain di wilayah Asia yang melakukannya,"paparnya.

Selain itu, kata Mohd Sopiyan, khusus bagi Envy strategi bisnis itu dengan melihat teknologi sebagai bagian dari ekosistem masa depan untuk platform e-commerce yang sedang dibangun yaitu Unity. "Nantinya, semua ini akan terhubung ke platform Unity," tambahnya

 

BERITA TERKAIT

Uni Charm Bukukan Rugi Rp 131,35 Miliar

NERACA Jakarta- Berbalik dengan pencapaian kinerja keuangan sepanjang tahun 2019 yang berhasil membukukan laba bersih tumbuh 95,13%, PT Uni-Charm Indonesia…

Kebal dari Covid-19 - Indofood Raup Untung Rp 1,40 Triliun

NERACA Jakarta – Bisnis PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) tahan banting terhadap pandemi Covid-19 di kuartal pertama tahun ini.…

Medco Energi Bukukan Rugi US$ 27, 34 Juta

NERACA Jakarta – Di balik ambisinya mengakuisisi perusahaan migas Australia Ophir Energy Plc, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) belum…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Uni Charm Bukukan Rugi Rp 131,35 Miliar

NERACA Jakarta- Berbalik dengan pencapaian kinerja keuangan sepanjang tahun 2019 yang berhasil membukukan laba bersih tumbuh 95,13%, PT Uni-Charm Indonesia…

Kebal dari Covid-19 - Indofood Raup Untung Rp 1,40 Triliun

NERACA Jakarta – Bisnis PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) tahan banting terhadap pandemi Covid-19 di kuartal pertama tahun ini.…

Medco Energi Bukukan Rugi US$ 27, 34 Juta

NERACA Jakarta – Di balik ambisinya mengakuisisi perusahaan migas Australia Ophir Energy Plc, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) belum…