BEI Bakal Kedatangan IPO Bernilai Jumbo

Minat beberapa perusahaan untuk go public semakin besar dan termasuk ada beberapa perusahaan yang bakal IPO bernilai jumbo. Hal tersebut disampaikan langsung I Gede Nyoman Yetna Setya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, saat ini sudah ada 31 calon emiten yang siap melantai di bursa pada kuartal IV/2019. “Nah, ada satu yang Reg S/144A, mungkin nanti namanya belum bisa saya sebutkan dulu karena dari sisi peraturan ketika ditawarkan di bursa luar negeri kami juga harus mengikuti aturan di sana,” kata Nyoman.

Adapun, Reg S/144A merupakan aturan penawaran internasional (international offering) yang mana saham IPO dapat ditawarkan kepada investor dari Amerika Serikat maupun luar AS. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa calon emiten yang disebut bergerak di bidang barang konsumer ini adalah perusahaan besar karena cakupan investornya juga lebih luas.

Sejauh ini, bursa telah kedatangan 39 perusahaan tercatat baru. Dengan menambahkan 31 calon emiten lagi dalam pipeline, total perusahaan tercatat yang dapat dicapai pada tahun ini mencapai 70 emiten baru. Sementara itu, masih ada beberapa perusahaan lagi yang telah bertemu dengan pihak bursa tetapi belum menyerahkan dokumen. Diharapkan, lanjut Nyoman, beberapa perusahaan lagi akan masuk ke pipeline IPO menggunakan laporan keuangan Juni 2019.

Dari 31 perusahaan yang sudah menyerahkan dokumen, Nyoman menyebut masih belum ada yang akan masuk ke papan akselerasi.“Itu juga kami tunggu yang akselerasi karena dari sisi perdagangan sudah kami buka. Intinya kami sudah siap dari sisi pencatatannya dan kami siap dari sisi perdagangannya,”kata Nyoman.

BERITA TERKAIT

Electronic City Buyback Saham Rp 72 Miliar

Menjaga pertumbuhan harga saham di tengah kondisi pasar yang kurang kondusif, PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) berencana membeli kembali…

Laba PP London Sumatera Tumbuh 109,9%

Meskipun saat ini pasar CPO masih lesu, hal tersebut tidak mempengaruhi pencapaikan laba bersih PT PP London Sumatra Tbk (LSIP)…

Pandemi Tekan Kinerja Dafam Properti

Emiten properti, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) membukukan kinerja keuangan di kuartal pertama 2020 kurang apik. Dampak pandemi Covid-19…

BERITA LAINNYA DI

Electronic City Buyback Saham Rp 72 Miliar

Menjaga pertumbuhan harga saham di tengah kondisi pasar yang kurang kondusif, PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) berencana membeli kembali…

Laba PP London Sumatera Tumbuh 109,9%

Meskipun saat ini pasar CPO masih lesu, hal tersebut tidak mempengaruhi pencapaikan laba bersih PT PP London Sumatra Tbk (LSIP)…

Pandemi Tekan Kinerja Dafam Properti

Emiten properti, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) membukukan kinerja keuangan di kuartal pertama 2020 kurang apik. Dampak pandemi Covid-19…