Perbanyak Starup Untuk Go Public - Kresna Siap Bawa Digital Mediatawa IPO

NERACA

Jakarta – Keseriusan PT Kresna Sekuritas, anak perusahaan PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) dalam mengembangkan bisnis digital tidak hanya sekedar menambah modal atau membentuk anak usaha baru tetapi juga membawa anak usahanya untuk tercatat di pasar modal. Dimana setelah sukses membawa PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) go public, selanjutnya perseroan akan membawa PT Digital Mediatama Maxima (DMM).

DMM merupakan perusahaan digital cloud advertising di mana berbagai konten iklan yang ditayangkan tersambung oleh cloud milik DMM. Direktur Kresna Sekuritas, Octavianus Budiyanto menjelaskan, pihaknya memang tengah menangkap peluang dari perusahaan rintisan yang ingin menjadi perusahaan terbuka, mengingat kini tren perusahaan terbuka berkapitalisasi besar di dunia mulai bergeser dari yang tadinya perusahaan minyak dan gas menjadi perusahaan rintisan.”Start up atau teknologi finansial atau tekfin ini kan sekarang lagi tren. Kalau lihat big caps di dunia dulu kan perusahaan migas, sekarang tekfin dan start up seperti Amazon, Apple, dll,” katanya di Jakarta, kemarin.

Ocky menjelaskan, perusahaan rintisan yang cepat beradaptasi dengan perubahan akan lebih berkelanjutan. Pasalnya, kini persaingan dunia bisnis lebih dipengaruhi oleh perubahan itu sendiri ketimbang kompetisi dengan usaha sejenis. Melihat potensi upside-nya yang besar, saat ini dinilai Ocky merupakan waktu yang tepat untuk mulai membuka pasar dengan meyakinkan perusahaan rintisan agar mau membuka diri lewat pasar modal.

Adapun, Kresna Sekuritas menghabiskan waktu selama 1 tahun untuk meyakinkan PT Telefast Indonesia Tbk untuk mau melantai di bursa, dengan pengaturan manajemen perusahaan yang lebih profesional.“Telefast ini cepat bergerak, sekarang kebutuhan SDM itu sangat banyak. Dari program pemeritah pun sekarang untuk meningkatkan SDM, nah mereka sudah bergerak one step ahead,” kata Ocky.

Untuk rencana IPO PT Digital Mediatama Maxima Tbk, lanjutnya, pihaknya tengah menunggu pernyataan pra efektif penerbitan sebanyak 30% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh dengan mengincar dana sekitar Rp 600 miliar. Disampaikannya, Kresna Sekuritas dan dua perusahaan sekuritas lain telah ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek gelaran IPO tersebut. Untuk diketahui, DMM merupakan satu dari 22 perusahaan yang telah mendaftarkan kepada regulator dan operator pasar modal untuk melakukan IPO di tahun ini.

 

 

BERITA TERKAIT

BTN Siapkan Skenario Sambut The New Normal

Menindaklanjuti arahan pemerintah terkait antisipasi skenario The New Normal khususnya di lingkungan BUMN, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)…

Triniti Land Cetak Marketing Sales Rp 518 Miliar

NERACA Jakarta – Di saat beberapa perusahaan properti mencetak kinerja negatif seiring dengan lesunya penjualan properti dalam negeri, sebaliknya PT…

IHSG Sepekan Kemarin Meningkat Signifikan

NERACA Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar sepekan pasca lebaran mencatatkan peningkatan cukup signifikan. Berdasakan siaran…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

BTN Siapkan Skenario Sambut The New Normal

Menindaklanjuti arahan pemerintah terkait antisipasi skenario The New Normal khususnya di lingkungan BUMN, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)…

Triniti Land Cetak Marketing Sales Rp 518 Miliar

NERACA Jakarta – Di saat beberapa perusahaan properti mencetak kinerja negatif seiring dengan lesunya penjualan properti dalam negeri, sebaliknya PT…

IHSG Sepekan Kemarin Meningkat Signifikan

NERACA Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar sepekan pasca lebaran mencatatkan peningkatan cukup signifikan. Berdasakan siaran…