Dishub Kota Sukabumi Akui Banyak PJU Yang Mati - PJU Mati Bisa Diakibatkan Pemadaman Listrik Mendadak

Dishub Kota Sukabumi Akui Banyak PJU Yang Mati 

PJU Mati Bisa Diakibatkan Pemadaman Listrik Mendadak

NERACA

Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mengakui jika kondisi PJU dibeberapa titik ruas jalan yang ada saat ini banyak yang mati. Salah satunya berada hampir di sepanjang jalan R.A. Kosasih."Memang benar banyak PJU yang mati saat ini, seperti di Jalan R.A.Kosasih," ujar Kepala Dishub Kota Sukabumi Abdul Rachman kepada Neraca, kemarin.

Rata-rata kerusakan itu kata Abdul, diakibatkan masa kekuatan lampu sudah lemah. Selain itu juga matinya PJU, bisa juga terjadinya pemadaman listrik yang mendadak, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu."PJU mati itu bisa saja lampu atau sakralnya rusak, tapi bisa juga dipicu oleh pemadaman listrik yang tiba-tiba, sehingga saat nyala terjadi tegangan listriknya naik turun," ucap Abdul.

Namun pihaknya langsung melakukan penyisiran terhadap PJU yang mati untuk diperbaiki secepatnya, sehingga bisa kembali menyala."Saat ini kita tengah laklukan perbaikan kepada PJU yang rusak ataupun keadaanya mati," akunya.

Saat ini ada sekitar 4 ribu PJU se Kota Sukabumi, dengan jumlah sebesar itu tentunya masih kurang untuk menerangi semua jalan ataupun sampai ke pemukiman warga. terutama di gang-gang yang sangat membutuhkan PJU."Idealnya sih kebutuhan PJU di kita mencapai 8 ribu, sedangkan yang ada saat ini sekitar 4 ribu, kondisinya juga terus alami perbaikan," tuturnya.

Disisi lain Abdul mengungkapkan, bahwa Kota Sukabumi akan mendapatkan 1000 PJU dari Badan CSR nasional, namun saat ini informasi tersebut masih belum jelas kebenaranya. Untuk itu lanjut Abdul, pihaknya saat ini tengah melakukan penjajakan kebenaran CSR itu."Informasinya belum jelas sih, tapi kita akan jajaki dulu kebenaranya," terang Abdul.

Sementara itu Kasie PJU Lutpi Alip menambahkan tingkat kerusakan PJU saat ini sebesar 10% dari jumlah PJU yang ada, dan saat ini PJU yang mati dalam tahap perbaikan dan perawatan. Hal itu juga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat."PJU yang rusak itu ada sekitar 10%, dan kita secepatnya perbaiki," ujarnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada semua masyarakat, jika didaerahnya melihat PJU yang mati atau rusak, segera laporkan saja ke Dishub bagian PJU. Dan pihaknya akan langsung terjun ke PJU yang rusak."Masyarakat bisa hubungi langsung kami atau lewat website ketika akan melaporkan ada PJU yang rusak ataupun perlu perbaikan," pungkasnya. Arya

 

BERITA TERKAIT

Jelang New Normal, Kota Bekasi Dapat Bantuan 500 Gel Hand Sanitizer

Bekasi-Menghadapi New Normal di Kota Bekasi, Jawa Barat, Inez Kosmetik  memberikan bantuan berupa 500  gel hand sanitizer kepada Pemerintah Kota…

Berkualitas Tinggi, Ekspor Olahan Kelapa Tembus 6 Benua

NERACA Batam - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian mencatat setidaknya ada 13 ragam komoditas turunan kelapa yang telah laris…

Menkop: Masih Ada Peluang Bagi UMKM di Tengah Covid-19

NERACA Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, UMKM pada saat pandemi Covid-19 berbeda dengan UMKM pada saat…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Jelang New Normal, Kota Bekasi Dapat Bantuan 500 Gel Hand Sanitizer

Bekasi-Menghadapi New Normal di Kota Bekasi, Jawa Barat, Inez Kosmetik  memberikan bantuan berupa 500  gel hand sanitizer kepada Pemerintah Kota…

Berkualitas Tinggi, Ekspor Olahan Kelapa Tembus 6 Benua

NERACA Batam - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian mencatat setidaknya ada 13 ragam komoditas turunan kelapa yang telah laris…

Menkop: Masih Ada Peluang Bagi UMKM di Tengah Covid-19

NERACA Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, UMKM pada saat pandemi Covid-19 berbeda dengan UMKM pada saat…