Pemprov Jabar Bangun Flyover Sukabumi

Pemprov Jabar Bangun Flyover Sukabumi

NERACA

Sukabumi - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bangun flyover (jembatan layang) diatas rel yang bersinggungan dengan Jalan Selakaso Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Bahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan langsung dimulainya pengerjaan proyek tersebut, Rabu (21/8).

Jembatan layang ini merupakan segmen 3 lanjutan pembangunan jalan baru lingkar selatan Kota Sukabumi. Serta untuk menjamin keselamatan warga Sukabumi. Jalan aman dan ekonomi lancar serta membawa kemajuan bagi Kota Sukabumi.“Flyover ini nanti untuk memperlancar arus lalu lintas di Kota Sukabumi,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya jembatan layang ini, maka tidak ada lagi perlintasan jalan kereta api yang bersinggungan dengan jalan raya. Selain itu juga, untuk mengalihkan kendaraan berat dari jalan kota ke jalan lintasan.“Di sini ada truk pengangkut pasir dan air mineral, sekarang sudah dialihkan ke jalan lingkar,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan dana sekitar Rp40 miliar untuk pembangunan jembatan layang ini. Gubernur menargetkan pembangunannya selesai pada Desember 2019.“Jadi, awal 2020 sudah bisa digunakan,” katanya.

Selanjutnya, Pemprov Jawa Barat juga akan menganggarkan pembangunan jalan jalur segmen 4. Namun, Ridwan Kamil belum bisa menyebutkan besaran anggarannya. Sebagian Segmen 4 memasuki wilayah Kabupaten Sukabumi yang nantinya berakhir di Kecamatan Sukaraja.“Jadi, tahapan berikutnya tahun 2020 jalan jalur full melewati Kota Sukabumi,” katanya.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, pembangunan tersebut akan menertibkan arus lalulintas. Termasuk kendaraan besar tidak diperkenankan masuk perkotaan."Kita berharap pembangunannya akhir tahun selesai. Sehingga seluruh kendaraan berat tak masuk perkotaan," pungkasnya.

“Tentu kita berharap arus transportasi se-wilayah Sukabumi bisa lebih tertib. Jadi, kendaraan-kendaraan besar bisa melewati jalur yang sudah dibuat Pemdaprov Jabar (flyover). Kemudian, penataan arus lalu lintas di Sukabumi semakin baik,” tambah dia. Arya

 

BERITA TERKAIT

Untuk Menahan Inflasi Yang Tinggi, Sektor Ekonomi Harus Segera Dipulihkan - KABUPATEN KUNINGAN

NERACA Kuningan - Jika tidak mau terjadi tingginya inflasi maka sektor ekonomi harus segera dipulihkan paska Pandemi Covid-19, termasuk pemulihan…

Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp2,4 Juta Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

NERACA Jakarta - Program bantuan produktif untuk usaha mikro yang diberikan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro disebut siap…

Kalak BPBD : Bencana Longsor Paling Banyak Terjadi - Sampai dengan Juli, Terjadi 116 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

NERACA Sukabumi - Bencana tanah longsor paling banyak terjadi di Kota Sukabumi, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Untuk Menahan Inflasi Yang Tinggi, Sektor Ekonomi Harus Segera Dipulihkan - KABUPATEN KUNINGAN

NERACA Kuningan - Jika tidak mau terjadi tingginya inflasi maka sektor ekonomi harus segera dipulihkan paska Pandemi Covid-19, termasuk pemulihan…

Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp2,4 Juta Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

NERACA Jakarta - Program bantuan produktif untuk usaha mikro yang diberikan sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro disebut siap…

Kalak BPBD : Bencana Longsor Paling Banyak Terjadi - Sampai dengan Juli, Terjadi 116 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

NERACA Sukabumi - Bencana tanah longsor paling banyak terjadi di Kota Sukabumi, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…