Jumlah Pembuatan AK 1 di Disnakertrans Sukabumi Tinggi - Pemohon Membludak di Hari Pertama Masuk Kerja

Jumlah Pembuatan AK 1 di Disnakertrans Sukabumi Tinggi

Pemohon Membludak di Hari Pertama Masuk Kerja

NERACA

Sukabumi - Permohonan pembuatan kartu kuning (AK I) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi pada hari pertama masuk kerja setelah liburan Idul Fitri, kemarin, melonjak. Diperkirakan lonjakan permohonan pembuatan kartu AK I diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan. 

"Di hari pertama masuk kerja pada hari Senin kemarin, pemohon pembuatan AK 1 sejak pagi sudah banyak di kantor kami," ujar Plt. Disnakertrans Kota Sukabumi Iyan Damayanti kepada Neraca, Rabu (12/6).

Sampai hari ini, jumlah pemohon pembuatan AK 1 sudah mencapai 355 orang. Tentu saja bisa dikatakan tinggi bila dibandingkan dengan hari-hari biasanya yang hanya mencapai sekitar 50 orang pemohon."Kalau hari biasa hanya puluhan saja, tapi kalau ada momen seperti kelulusan sekolah atau kegiatan bursa kerja bisa mencapai ratusan pemohon setiap harinya," ujarnya.

Relatif membludaknya pemohon pembuatan kartu AK I tersebut, lanjut Iyan, bertepatan juga dengan kelulusan sekolah tingkat SMA sederajat. Sehingga, banyak yang membutuhkan kartu tersebut untuk keperluan dalam melamar pekerjan."Rata-rata mereka ingin melamar pekerjaan ke luar Kota Sukabumi, tapi kami juga sarankan kepada mereka untuk mencari pekerjaan di dalam Kota Sukabumi dulu," aku Iyan.

Iyan juga tidak menapik jika penyediaan lowongan pekerjaan yang disiapkan setiap tahunya tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Meskipun setiap tahunya, Pemkot Sukabumi menyediakan lowongan pekerjaan yang dilaksanakan melalui job fair."Tapi tetap saja tidak cukup untuk menampung pencari kerja yang jumlahnya makin banyak. Setiap tahun kami selalu melakukan kegiatan job fair dengan melibatkan puluhan perusahaan, namun itu juga belum cukup," kata Iyan.

Iyan juga mengatakan, jika setiap perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, selalu menginformasikan ke Disnakertrans. Setelah itu pihaknya juga langsung menginformasikan kepada masyarakat. Intinya, perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dari Kota Sukabumi akan menjadi prioritas."Kalau perusahaan membutuhkan tenaga kerja selalu memberikan tahu ke Disnakertrans, sehingga kami juga bisa langsung infokan ke masyarakat," terang Iyan.

Disisi lain mengenai persediaan kartu AK 1, Iyan mengaku, stok nya masih ada, sehingga masih mencukupi masyarakat ketika akan membuat kartu AK 1."Kita juga lakukan antisipasi mengenai kebutuhan kartu AK 1 tersebut, terutama pada musim kelulusan sekolah. Terpenting lagi kita akan optimalkan pelayanan kepada masyarakat," pungkas Iyan. Arya

 

 

 

BERITA TERKAIT

Menteri KLHK Siti Nurbaya Luruskan Deforestasi dan Hutan Primer

NERACA Jakarta - Deforestasi di Indonesia menurun tajam di era pemerintahan Presiden Jokowi, dan itu jelas dalam hitungan areal dari…

Dirjen PPKL Karliansyah: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Menginspirasi Pemerintah dan Masyarakat Menjaga Alam

NERACA Jakarta - Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) diperingati setiap tanggal 5 Juni. Peringatan ini dicetuskan oleh PBB sebagai upaya…

DPMPTSP Ingatkan Investor Tidak Hanya Kejar Keuntungan - KABUPATEN SUKABUMI

NERACA Sukabumi – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, mengingatkan investor dan pelaku usaha  tidak…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Menteri KLHK Siti Nurbaya Luruskan Deforestasi dan Hutan Primer

NERACA Jakarta - Deforestasi di Indonesia menurun tajam di era pemerintahan Presiden Jokowi, dan itu jelas dalam hitungan areal dari…

Dirjen PPKL Karliansyah: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Menginspirasi Pemerintah dan Masyarakat Menjaga Alam

NERACA Jakarta - Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH) diperingati setiap tanggal 5 Juni. Peringatan ini dicetuskan oleh PBB sebagai upaya…

DPMPTSP Ingatkan Investor Tidak Hanya Kejar Keuntungan - KABUPATEN SUKABUMI

NERACA Sukabumi – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, mengingatkan investor dan pelaku usaha  tidak…