Gandeng Kerjasama Tanamduit - Investree Rilis Promo Bonus Reksa Dana

NERACA

Jakarta – Guna mengoptimalkan minat masyarakat, khususnya generasi milenial berinvestasi di reksa dana, maka beberapa agen penjual efek reksa dana (APERD) di Indonesia melakukan inovasi pemasaran. Hal inilah yang dilakukan PT Investree Radhika Jaya (Investree) bekerjasama perusahaan teknologi finansial-marketplace lending, PT Star Mercato Capitale atau Tanamduit.

Lewat kerjasama strategis tersebut, tanamduit menghadirkan promo spesial untuk para lender yang menggunakan layanan reksa dana for lender di Investree. Promonya berupa bonus unit reksa dana, di mana Lender yang mendiversifikasikan portofolionya di reksa dana for lender bisa memperoleh bonus unit penyertaan hingga Rp 50 ribu dengan pembelian reksa dana minimal Rp 1 juta.”Promo ini kami luncurkan sebagai bentuk keberlangsungan kolaborasi antara Investree dan tanamduit sebagai sesama pionir di bidangnya, mengingat kerja sama ini sudah berjalan sejak bulan Agustus 2018,”kata Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikan Adrian, pihaknya ingin lebih gencarkan lagi layanan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah nasabah dan transaksi pembelian produk reksa dana Trim Kas 2 di portal reksa dana for lender yang memiliki keunggulan rendah risiko dan berjangka pendek. Selain itu, lanjutnya,  melalui penawaran ini, Investree dan tanamduit ingin menghimpun partisipasi generasi muda agar melek investasi dan bersedia melakukan diversifikasi. Diharapkan,kolaborasi ini dapat terus membantu percepatan inklusi finansial di masyarakat, berbekal penyatuan kekuatan, fitur, dan fokus bisnis.

Sementara director tanamduit, Muhammad Hanif turut mengamini. “Sejak pertama kali bertandem dengan Investree meluncurkan layanan reksa dana for lender, kami membawa semangat meningkatkan literasi dan peluang berinvestasi bagi anak muda. Hal itulah yang mendorong kami untuk menghadirkan promo ini agar lender generasi muda bergairah melakukan investasi dan mendiversifikasikannya untuk menghindari risiko pendanaan tunggal,”jelasnya.

Menurutnya, dengan semakin terbukanya akses berinvestasi dengan rentang usia yang tak terbatas, para investor dapat menggapai tujuan keuangan jangka panjang mereka secara aman dan mudah. Oleh karena itu, dirinya pun optimis inklusi finansial di Tanah Air dapat terwujud. Asal tahu saja, reksa dana for lender merupakan layanan khusus dari Investree sebagai nilai tambah dan alternatif pilihan untuk lender yang ingin mendiversifikasikan portofolionya selain dengan memberikan pinjaman kepada borrower. Dalam hal ini, reksa dana for lender menerapkan tipe pasar uang di mana investasi lender akan ditempatkan di instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi atau surat utang yang akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

Kenyamanan lender dalam berinvestasi ikut terjamin karena reksa dana tipe pasar uang mempunyai risiko yang cenderung rendah baik dari aspek default, berkurangnya nilai aktiva bersih (NAB), maupun likuiditas. Keunggulan yang dimiliki oleh layanan reksa dana for lender antara lain nilai investasi terjangkau di mana Lender dapat berinvestasi mulai dari Rp 100 ribu, sementara untuk promo ini, bisa dimulai dari Rp 1 juta; return yang atraktif; dikelola oleh manajer investasi profesional sehingga dapat menjaga Lender dari risiko pendanaan tunggal; serta mudah, cepat, dan 100% online.

 

 

 

BERITA TERKAIT

BTN Kembali Masuk Indeks Sri Kehati

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) kembali terpilih masuk dalam Indeks Sri-Kehati untuk periode Mei hingga Oktober 2020, sejalan…

Ditopang Telkomsel dan Indihome - Telkom Cetak Laba Bersih Rp 18,66 Triliun

Sepanjang tahun 2019, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berhasil membukukan laba bersih Rp 18,66 triliun atau tumbuh 3,5% dibandingkan…

Laba Sebelum Pajak Maybank Group Naik 14,2%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2020, Maybank Group membukukan laba sebelum pajak (PBT) naik 14,2% menjadi RM2,80 miliar dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Laba Sebelum Pajak Maybank Group Naik 14,2%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2020, Maybank Group membukukan laba sebelum pajak (PBT) naik 14,2% menjadi RM2,80 miliar dibandingkan…

Bisnis Pembiayaan Lesu - Kinerja MPM Finance Mulai Berdampak

NERACA Jakarta – Momentum jelang lebaran biasanya menjadi berkah tersendiri bagi industri pembiayaan kendaraan seiring dengan tingginya permintaan pembelian kendaraan…

Pendapatan Terkoreksi 25% - Sentra Food Menelan Pil Pahit Imbas Pandemi

NERACA Jakarta – Dukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) melakukan pembatasan operasional…