DMAS Bukukan Pra Penjualan Rp 914 Miliar

Di kuartal pertama tahun ini, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membukukan pra penjualan sebesar Rp914 miliar. Capaian itu disumbangkan oleh penjualan lahan industri seluas 19 hektar dan penjualan lahan komersial seluas 9 hektar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur Independen DMAS, Tondy Suwanto, raihan pra penjualan di kuartal pertama 2019 tersebut setara dengan 73% dari target sepanjang tahun ini senilai Rp1,25 triliun.”Dengan pencapaian ini, kami yakin target marketing sales pada tahun ini dapat tercapai dan bahkan mungkin terlampaui karena masih tingginya minat (inquiry) terhadap lahan industri perseroan,”ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, hingga saat ini masih ada inquiries sekitar 150 hektar lahan industri. Hal ini mencerminkan bahwa permintaan terhadap lahan industri telah membaik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, pengembangan area komersial dan hunian yang berkelanjutan diharapkan terus meningkatkan aktivitas perekonomian di kawasan Kota Deltamas dan menjanjikan potensi yang menarik di masa mendatang.

Di samping itu, berbagai pembangunan infrastruktur di timur Jakarta memudahkan akses dari dan ke kawasan Kota Deltamas dan tentunya meningkatkan nilai kawasan Kota Deltamas. “Perseroan akan terus mengembangkan Kota Deltamas sebagai kota mandiri terpadu, yang terdiri dari kawasan industri, hunian, dan komersial dengan fasilitas dan pelayanan yang lengkap, untuk menjadi pusat aktivitas di timur Jakarta,” katanya.

BERITA TERKAIT

Fitch Rating Beri Peringkat CCC- APLN

Buntut dari melorotnya kinerja keuangan, Fitch Ratings menurunkan peringkat perusahaan dan obligasi PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjadi ‘CCC-“…

Pendapatan Bisi International Turun 27,61%

Di kuartal pertama 2020, PT Bisi International Tbk (BISI) mencatat penurunan pendapatan 27,61% menjadi Rp401,43 miliar dibandingkan priode yang sama…

SMGR Siapkan Skenario The New Normal

Menindaklanjuti sura Kementerian BUMN No S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 tentang "Antisipasi Skenario The New Normal BUMN, PT Semen Indonesia…

BERITA LAINNYA DI

Fitch Rating Beri Peringkat CCC- APLN

Buntut dari melorotnya kinerja keuangan, Fitch Ratings menurunkan peringkat perusahaan dan obligasi PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjadi ‘CCC-“…

Pendapatan Bisi International Turun 27,61%

Di kuartal pertama 2020, PT Bisi International Tbk (BISI) mencatat penurunan pendapatan 27,61% menjadi Rp401,43 miliar dibandingkan priode yang sama…

SMGR Siapkan Skenario The New Normal

Menindaklanjuti sura Kementerian BUMN No S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 tentang "Antisipasi Skenario The New Normal BUMN, PT Semen Indonesia…