Dinilai Belum Tersedia Optimal - XL Dorong Pengadaan Layanan di Jalur MRT

NERACA

Banyuwangi  - PT XL Axiata Tbk akan mendorong pengadaan layanan jaringan telekomunikasi di jalur Moda Raya Terpadu (MRT) fase 1 Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia yang belum tersedia secara optimal bagi konsumen.”Yang fundamental adalah ini ruang publik dan seharusnya di ruang publik ada aturan yang memudahkan jaringan telekomunikasi disana," kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie Yosetya di Banyuwangi, kemarin.

Disampaikannya, layanan sinyal telekomunikasi di jalur MRT belum sepenuhnya efektif terutama di jalur Blok M-Bundaran Hotel Indonesia yang lebih banyak melewati terowongan bawah tanah. Untuk itu, pihaknya akan bertemu dengan pihak penyelenggara MRT terkait pengadaan sinyal karena hal ini masih membutuhkan pembahasan lebih serius.”Kami masih negosiasi dari sisi komersial yang belum bisa putus, ada diskusi lanjutan, tapi ini menjadi pencetus kasus-kasus lain apabila terjadi di ruang publik," ujar Yessie.

Dia mengharapkan, melalui diskusi itu terdapat negosiasi lanjutan secara komersial maupun peraturan khusus penyelenggaraan jasa telekomunikasi yang dapat mempermudah layanan kepada konsumen di jalur transportasi massal. Saat ini, masyarakat masih kesulitan mendapatkan jaringan, ketika MRT selama 10 hingga 12 menit melalui stasiun Blok M-Bundaran Hotel Indonesia.

Selain itu, pacu pertumbuhan pendapatan tahun ini, kata Yessie, XL Axiata terus memperluas jaringan data 4G LTE terutama di luar Pulau Jawa.  “Kita terus membuat langkah strategis dan satu di antaranya tahun ini, pembangunan semakin berfokus di luar Jawa. Dengan target yang relatif sama jumlahnya dengan yang dibangun di tahun 2018, mayoritas BTS termasuk BTS 4G/3G akan difokuskan di luar Jawa,"ungkapnya.

Yessie menjelaskan bahwa untuk jaringan backbone fiber optik yang saat ini sudah mencapai lebih dari 45 ribu km. Saat ini tengah dibangun terutama di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.”Hingga saat ini, jaringan data XL Axiata telah menjangkau sekitar 440 kota atau kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia," papar dia.

Dia memaparkan bahwa selain aspek bisnis, visi XL Axiata dalam memperluas jaringan data ke berbagai penjuru Indonesia adalah untuk mendukung percepatan pembangunan.”Kami ingin ikut berkontribusi dalam upaya berbagai pemerintah daerah memajukan wilayahnya. Infrastruktur jaringan data yang berkualitas, antara lain berupa tersedianya sambungan internet cepat, akan memungkinkan pelaksanaan digitalisasi di berbagai bidang yang pada akhirnya mendukung percepatan pembangunan di daerah. Contohnya sudah dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi, di mana secara maksimal mampu memanfaatkan sarana digital untuk memajukan sektor pariwisata yang selanjutnya menjadi pendorong produktivitas sektor lainnya," jelasnya.

BERITA TERKAIT

Laba Sebelum Pajak Maybank Group Naik 14,2%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2020, Maybank Group membukukan laba sebelum pajak (PBT) naik 14,2% menjadi RM2,80 miliar dibandingkan…

Bisnis Pembiayaan Lesu - Kinerja MPM Finance Mulai Berdampak

NERACA Jakarta – Momentum jelang lebaran biasanya menjadi berkah tersendiri bagi industri pembiayaan kendaraan seiring dengan tingginya permintaan pembelian kendaraan…

Pendapatan Terkoreksi 25% - Sentra Food Menelan Pil Pahit Imbas Pandemi

NERACA Jakarta – Dukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) melakukan pembatasan operasional…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Laba Sebelum Pajak Maybank Group Naik 14,2%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2020, Maybank Group membukukan laba sebelum pajak (PBT) naik 14,2% menjadi RM2,80 miliar dibandingkan…

Bisnis Pembiayaan Lesu - Kinerja MPM Finance Mulai Berdampak

NERACA Jakarta – Momentum jelang lebaran biasanya menjadi berkah tersendiri bagi industri pembiayaan kendaraan seiring dengan tingginya permintaan pembelian kendaraan…

Pendapatan Terkoreksi 25% - Sentra Food Menelan Pil Pahit Imbas Pandemi

NERACA Jakarta – Dukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) melakukan pembatasan operasional…