Provinsi Jabar Terbaik di Bidang Perlindungan Konsumen - Puncak Harkonas

Provinsi Jabar Terbaik di Bidang Perlindungan Konsumen

Puncak Harkonas

NERACA

Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terpilih sebagai Pemerintah Provinsi terbaik pertama di Bidang Perlindungan Konsumen. Penghargaan itu diterima Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dari Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, pada puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) dengan tema “Saatnya Konsumen Berdaya” yang dipusatkan di Halaman Lapang Gasibu, Bandung, Rabu (20/3).

Pada posisi kedua Provinsi Terbaik di Bidang Perlindungan Konsumen diraih Papua Barat, ketiga Aceh, keempat Jawa Tengah, kelima Sulawesi Tenggara, dan terbaik ke-enam Sulawesi Selatan.

Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita dalam sambutan mengatakan Indeks Keberdayaan Konsumen Indonesia pada tahun 2018 telah mencapai angka 40 persen, dan tahun 2019 ditargetkan menjadi 45 persen.“Kita harus terus menggalakkan perlindungan konsumen,” ajaknya.

Target perlindungan konsumen, kata Enggar, pertama, menjalankan program konsumen berdaya meliput semua usia, meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka dilindungi secara hukum dalam mendapatkan pelayanan barang dan jasa.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam sambutannya mengatakan nasib konsumen perlu dibela dengan kaidah yang berlaku. Transaksi online masih rawan ruang-ruang pelanggaran konsumen. Maka dari itu, perlindungan konsumen harus meningkat.

Perilaku konsumen baru agar dipahami. Salah memahami generasi, maka akan salah memberikan perlindungan.“Maka perlu diatur perlindungannya,” ujar Ridwan Kamil.

Kemudian kata Ridwan Kamil, rentenir online saat ini semakin banyak, namun banyak sisi gelapnya.“Hingga saat ini, perlindungan terhadap konsumennya belum kuat, dan ini perlu perhatian dari pemerintah khususnya kementerian Perdagangan,” ucapnya.

Sementara Dirjen Perlindungan Konsumen, Veri Anggriono memaparkan, Harkonas kali ini, dimeriahkan beragam kegiatan seperti, Klinik Pengaduan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan RI,BPKN bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ada pula pekan diskon secara online dan offline, serta penandatanganan prasasti metrologi legal.

Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mengenal Harkonas dan semakin mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen, dan menggugah masyarakat untuk menyuarakan keluh kesah jika merasa dirugikan pelaku usaha.

Harkonas di Bandung ini, diikuti oleh seluruh BPSK yang ada di wilayah Jawa Barat, Kepala Daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Harkonas diperingati setiap tahun dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kebersamaan konsumen, dengan harapan semua pemangku kepentingan beserta pelaku usaha, turut beserta aktif mengedukasi konsumen.

Disamping itu, pada puncak Harkonas ini, diadakan pameran edukasi konsumen yang diikuti Kemendag, BPKN, serta pelaku usaha dari sembilan sektor prioritas yang tercantum dalam Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

Kemudian, juga diadakan pameran produk unggulan dari berbagai Kota/Kabupaten di wilayah Jawa Barat. Pada kesempatan itu pula, Menteri Perdagangan RI secara simbolis menandatangani prasasti metrologi legal. Ron

 

 

BERITA TERKAIT

Kowani Gelar Rapid Test, 25 Orang Positif Covid-19

Jakarta-Kongres Wanita Indonesia (Kowani) selama tiga hari berturut-turut (28-30 Mei 2020) menggelar acara rapid test gratis bagi semua masyarakat termasuk…

Lentera Anak Ajak Masyarakat Kritisi Cara Baru Industri Rokok Memasarkan Rokok dengan Strategi Manipulatif

NERACA   Jakarta – Jumlah perokok anak di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2018, berdasarkan Riset…

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Gilang Widya Pramana Dukung New Normal

NERACA Jakarta - New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Kowani Gelar Rapid Test, 25 Orang Positif Covid-19

Jakarta-Kongres Wanita Indonesia (Kowani) selama tiga hari berturut-turut (28-30 Mei 2020) menggelar acara rapid test gratis bagi semua masyarakat termasuk…

Lentera Anak Ajak Masyarakat Kritisi Cara Baru Industri Rokok Memasarkan Rokok dengan Strategi Manipulatif

NERACA   Jakarta – Jumlah perokok anak di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2018, berdasarkan Riset…

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Gilang Widya Pramana Dukung New Normal

NERACA Jakarta - New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar…