Fitch Rating Beri Peringkat CCC+ LPKR

Kendatipun performance kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) masih membukukan pertumbuhan positif, namuan perseoan memperoleh peringkat issuer default rating jangka panjang CCC+ serta peringkat nasional jangka panjang di BB- pada Rating Watch Positive (RWP) dari Fitch Ratings.

CEO LPKR, John Riady dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pengakuan yang di terima dari ketiga lembaga pemeringkat utama ini merupakan langkah positif bagi perseroan seiring upaya LPKR dalam waktu dekat untuk mewujudkan program pendanaan dan rencana divestasi aset. Dirinya menambahkan, dalam jangka panjang LPKR berkomitmen untuk memberikan nilai yang lebih bagi para pemangku kepentingan melalui platform real estat terbaik yang didukung dengan pengelolaan modal yang disiplin, kemampuan eksekusi yang baik, dan tata kelola perusahaan yang tertib.

Fitch Rating menjelaskan, RWP mencerminkan ekspektasi dari lembaga pemeringkat tersebut bahwa tambahan ekuitas baru dari program pendanaan LPKR akan menyediakan likuiditas yang substansial bagi perseroan paling tidak hingga akhir 2020. LPKR memiliki kapasitas keuangan untuk melanjutkan berbagai rencana dan juga membayar beban bunga serta utang jangka pendek yang akan jatuh tempo. Peningkatan peringkat oleh Fitch Ratings didapat tidak lama setelah Moody's Investors Service menaikan prospek peringkat LPKR menjadi stabil dari sebelumnya negatif.

Sebelumnya, S&P Global Ratings menempatkan peringkat kredit jangka panjang Perseroan dalam CreditWatch dengan implikasi positif. Fitch Ratings akan meninjau RWP ketika proses rights issue telah selesai dilaksanakan pada akhir Juni 2019, yang kemungkinan dapat meningkatkan Peringkat IDR LPKR sebesar satu tingkat dan Peringkat Nasional Jangka Panjang hingga dua tingkat.

BERITA TERKAIT

Sambut New Normal, Mayora Bagi Tips Jaga Stamina Tubuh

  Kesiapan memasuki fase New Normal menghadapi pandemi Covid-19 akan membawa perubahan prilaku manusia untuk lebih siap berhadapan menghadapi pandemi.…

Laba Sepatu Bata Anjlok Tajam 65,49%

Emiten produsen alas kaki atau sepatu, PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mencatatkan laba tahun berjalan 2019 sebesar Rp23,44 miliar atau turun 65,49%…

Laba Bersih Indoritel Makmur Melesat 80,73%

Sepanjang tahun 2019, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) mencatatkan pertumbuhan laba bersih 80,73% secara tahunan menjadi Rp523,05 miliar. Pendapatan…

BERITA LAINNYA DI

Sambut New Normal, Mayora Bagi Tips Jaga Stamina Tubuh

  Kesiapan memasuki fase New Normal menghadapi pandemi Covid-19 akan membawa perubahan prilaku manusia untuk lebih siap berhadapan menghadapi pandemi.…

Laba Sepatu Bata Anjlok Tajam 65,49%

Emiten produsen alas kaki atau sepatu, PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mencatatkan laba tahun berjalan 2019 sebesar Rp23,44 miliar atau turun 65,49%…

Laba Bersih Indoritel Makmur Melesat 80,73%

Sepanjang tahun 2019, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) mencatatkan pertumbuhan laba bersih 80,73% secara tahunan menjadi Rp523,05 miliar. Pendapatan…