free hit counter

Daya Saing Produk Indonesia Di Bawah Malaysia, Singapura dan Thailand

Senin, 27/05/2013
Daya Saing Produk Indonesia Di Bawah Malaysia, Singapura dan Thailand

NERACA

Jakarta - Guna menghadapi gempuran produk-produk asing, diperlukan peningkatan daya saing. Akan tetapi, daya saing produk Indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara lainnya seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Terlebih, dengan adanya Asean Economin Community (AEC) yang akan dimulai pada awal 2015. Ketua ASEAN Competitiveness Institute (AEI) Soy Pardede mengungkapkan bahwa peringkat daya saing Indonesia di bawah negara Asean lainnya.

"Saat ini, peringkat Indonesia berada di posisi ke 46 dari seluruh negara di dunia dalam hal daya saing produk. Sementara Singapura menempati posisi ke 2, Malaysia berada di posisi ke 21, Thailand berada di posisi 39, Vietnam 65 dan Filipina berada di peringkat ke 75. Hal ini menandakan daya saing produk Indonesia masih kalah dibandingkan Malaysia, Thailand dan Singapura," ungkap Soy di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Ia menjelaskan dalam 10 peringkat teratas daya saing produk di dunia ditempai oleh Swiss, Singapura, Swedia, Finlandia, AS, Jerman, Belanda, Denmark, Jepang, Inggris. Indonesia yang berada diperingkat ke 46, lanjut Soy, menandakan bahwa Indonesia mempunyai tantangan yang besar yaitu meningkatkan daya saing sehingga bisa bersaing secara global.

"Akan jadi tantangan besar yang harus kita hadapi, untuk tingkatkan daya saing dalam konteks global. Bicara tentang daya saing, orang hanya ukur daya saing dalam relevan market, tapi dalam model kontemporer, juga lintas sektoral," ujarnya.Next