free hit counter

Gaji OJK Tertahan di Kemenkeu

Jumat, 07/09/2012
Gaji OJK Tertahan di Kemenkeu

NERACA

Jakarta – Sejak bertugas sebagai Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) dan Tim transisi OJK, para karyawan OJK belum mendapatkan gaji pertamanya. Hal itu dikarenakan DK-OJK belum mengusulkan besaran gaji kepada Kementerian Keuangan sehingga gaji pertama DK-OJK dan Tim Transisi OJK yang sedianya keluar pada bulan ini belum bisa dicairkan.

“Untuk mengeluarkan gaji itu (Anggota DK-OJK), hal tersebut harus teratur dan ada prosesnya dan jumlah gaji itu harus ditetapkan terlebih dahulu. Apalagi mereka juga belum mengajukan berapa gaji yang pantas untuk mereka,” kata Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Ki Agus Badaruddin di Jakarta, Kamis (6/9).

Terkait dengan penetapan besaran gaji tersebut, menurut Kiagus, saat ini DK-OJK masih melakukan rapat internal untuk mengetahui dan merundingkan jumlah gaji yang pantas. Pasalnya, lanjut dia, anggaran untuk gaji OJK masih akan melewati tahap pembahasan di tingkat DPR, setelah ada Peraturan Dewan Komisioner (PDK) tentang remunerasi struktur dan besarannya.

Menurut Ki Agus, sejauh ini para Anggota DK-OJk dan Tim Transisi OJK yang beranggota 175 orang tersebut masih mendapatkan gaji dan fasilitas dari institusi lama (Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia). “Mereka yang berasal dari Kemenkeu pasti akan digaji oleh Kemenkeu dan yang di BI masih digaji oleh BI,” ujarnya.Next