free hit counter

Pajak Bagi Industri Kecil Dinilai Bakal Membebani Pelaku Usaha

Senin, 15/08/2011
Pajak Bagi Industri Kecil Dinilai Bakal Membebani Pelaku Usaha

NERACA

Jakarta – Penerapan pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,5% untuk usaha mikro dan sebesar 3% untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban mereka terhadap negara dinilai sangat memberatkan UKM.

“Ini sangat memberatkan mereka. Karena pada dasarnya UKM yang ada saat ini baru tumbuh dan berkembang. Yang terpenting lagi, secara garis besar tata cara pembukuan mereka belum terlalu baik,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), Kementerian Perindustrian, Euis Saedah di Jakarta, akhir pekan lalu.

Euis memaparkan, seharusnya Dirjen Pajak Kementerian Keuangan meneliti atau menelaah terlebih dahulu pengenaan pajak tersebut. “Marilah kita duduk bersama dan mendiskusikan permasalahan ini. Karena pada dasarnya IKM hanya mempunyai permodalan yang terbatas,” tandasnya.

Hal positif yang bisa ditarik dari penerapan pajak ini, imbuhnya, karena IKM dapat secara tidak langsung tercatat atau diinventarisasi oleh pemerintah. “IKM pun mau tidak mau harus mempunyai pengelolaan keuangan dengan baik,” jelasnya.Next