free hit counter

Industri Pengolahan Daging Masih Awam Mekanisme Impor

Rabu, 13/02/2013
Industri Pengolahan Daging Masih Awam Mekanisme Impor

NERACA

Jakarta - Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan Kementerian Perindustrian Faiz Achmad mengungkapkan, jatah untuk daging impor sebetulnya boleh direalisasikan kebutuhan sendiri oleh industri. Akan tetapi sebagian besar pelaku industri pengolahan daging tidak mengetahui bagaimana cara mengimpor daging untuk industri.

Oleh karena itu banyak pelaku industri yang masih tergantung pada bantuan importir. Alasannya, biaya mendatangkan daging lebih murah melalui importir. Tidak heran jika ketergantungan industri pada importir tidak bisa dilepaskan.

"Networking importir di Australia dan New Zealand lebih bagus. Itu sebabnya (industri) tetap membutuhkan importir," kata Faiz di sela sela acara rapat kerja kementerian perindustrian 2013, tema di hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (12/2).

Faktor lain yang membuat importir menguasai penyaluran daging sapi impor adalah kemudahan pengusaha pengolahan makanan berutang terlebih dulu. Faiz menyatakan perusahaan seperti Indoguna Utama yang diduga terlibat kasus kuota daging sapi impor, merupakan salah satu perusahaan importasi yang sering memberi utangan daging impor, sehingga dicari pelaku industri.Next