free hit counter

Neraca Pembayaran Alami Defisit US$1 M

Pada Kuartal Pertama

Senin, 14/05/2012
Neraca Pembayaran Alami Defisit US$1 M

NERACA

Jakarta--Bank Indonesia (BI) mengungkapkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami defisit US$1 miliar selama kuartal pertama 2012. Jumlah angka ini lebih kecil dibandingkan dengan defisit kuartal empat tahun lalu sebesar USD3,7 miliar. "Perbaikan tersebut ditopang oleh transaksi modal dan keuangan yang kembali mengalami surplus sehingga mampu menutupi sebagian dari defisit transaksi berjalan yang membesar,” kata  Direktur Eksekutif Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo di Jakarta.

Menurut Dody, dengan perkembangan tersebut, jumlah cadangan devisa pada akhir Maret 2012 menjadi USD110,5 miliar atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Doddy melanjutkan, selama kuartal satu lalu, transaksi modal dan finansial surplus USD2,2 miliar setelah pada akhir tahun lalu defisit USD1 miliar. Selain itu, investasi portofolio asing juga mengalir yang sebagian besar dalam bentuk pembelian surat berharga negara berdenominasi valuta asing yang juga diikuti pembelian saham dan surat berharga swasta. "Selain itu, investasi langsung asing (PMA) dan penarikan utang luar negeri swasta masih meningkat yang didukung iklim investasi yang kondusif dan stabilitas makroekonomi yang terjaga," lanjutnya

Di sisi lain, defisit transaksi berjalan pada tiga bulan pertama tahun ini meningkat menjadi USD2,9 miliar (-1,3% dibandingkan defisit USD1,6 miliar pada triwulan IV lalu).Next