free hit counter

KEPALA DINAS KELAUTAN KAB. CIREBON MENGAKU TIDAK TAHU Program PUGAR Rp 5 M Diduga Diselewengkan

Selasa, 26/07/2011

Cirebon –  Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR), Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, diduga bermasalah. Program yang diperuntukan bagi para petani garam di Kab. Cirebon senilai Rp 5 miliar itu, pada pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan buku Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), yang dikeluarkan Kementrian Kelautan dan Perikanan, tahun 2011. Diduga, ada oknum-okum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan program PUGAR ini.

NERACA

Sumber Neraca di lingkungan Pemda Cirebon yang enggan disebutkan namanya ini mengatakan, program PUGAR yang seharusnya dananya langsung dibelanjakan oleh kelompok tani, malah di drop oleh oknum di Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Cirebon. Salah satunya untuk pembelian kincir. Sumber ini menyebutkan, harga kincir yang tertera pada Rencana Usaha Bersama (RUB), ditetapkan sebesar Rp. 750.000,-. Namun pada kenyataannya, harga hanya sebesar Rp. 400.000,-.

 “Ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang diduga melakukan droping untuk pembelian sarana dan prasarana program PUGAR ini. Seharusnya kelompok tani yang langsung membelanjakan semua sarana dan prasarananya, namun kenapa ada pihak lain yang ikut bermain,” kata sumber ini.

 Hal lain menurut sumber ini adalah, pembelian pompa sedot 5 PK, yang seharusnya memakai merk Honda.  Namun kenyataan di lapangan, banyak yang dibelikan pompa sedot yang memakai merk buatan Cina. Disamping itu, ada kabar yang menyebutkan, ada pengkondisian untuk LSM, wartawan, BPD serta jatah untuk Camat.Next