free hit counter

Rehabilitasi Hutan yang Terdegradasi

Sabtu, 22/09/2012
Rehabilitasi Hutan yang Terdegradasi NERACA Lingkungan hidup tanggung jawab siapa? Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak. Direktur PT Asuransi Astra Buana Ida Rotua Magdalena Sigalingging mengatakan, study menunjukkan program penghijauan yang berhasil di suatu tempat akan sangat menentukan rekondisi ekosistem tempat tersebut. Dengan terjaganya ekosistem dapat dipastikan kualitas kehidupan akan membaik. Demi mencapai tuuan itu, pada Rabu 12 September 2012 lalu, Grup Astra komit untuk menanam 55.000 bibit pohon di Gunung Pangkulahan Kampung Cikuluwung kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat. Penanaman bibit pohon di lahan 55 Ha ini bertujuan untuk merehabilitasi hutan yang terdegradasi, mengembalikan fungsi hutan Taman Nasional Gunung Halimun sebagai daerah resapan air dan terciptanya kondisi lingkungan yang lebih baik. "Untuk itu Astra menjadikan kegiatan penghijauan sebagai kegiatan rutin dan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang asri, hijau, sehat serta aman dari bencana akibat kerusakan lingkungan,” ungkap Magdalena.
Penanaman 55.000 bibit pohon ini merupakan bagian dari Program 550.000 Pohon – Astra untuk Lingkungan yang merupakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Astra, di mana program tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-55 Astra pada 20 Februari 2012 lalu yang mengusung tema “Berbagi Bersama Bangsa.” SATU Indonesia Awards

Untuk menumbuhkan semangat generasi muda peduli lingkungan, Astra melalui SATU Indonesia Award smemberikan penghargaan untuk generasi muda Indonesia yang berprestasi dan mempunyai kontribusi positif untuk lingkungan dan masyarakat sekitarnya.
Semangat generasi muda Indonesia dalam memberikan kontribusi positif untuk lingkungan sekitarnya semakin besar. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards 2012 (Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia) pada masa penjaringan peserta yang berlangsung dari 28 Maret – 28 Agustus 2012, yakni sebanyak 1.088 orang, meningkat 121% dibandingkan tahun 2011 yaitu 492 pendaftar. Program SATU Indonesia Awards ini dilaksanakan menyongsong Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Penghargaan 

Pada minggu ketiga September 2012, tahapan penjurian selanjutnya adalah memilih 10 kandidat terbaik calon penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2012 dalam sidang pleno yang akan dinilai oleh lima dewan juri yang terdiri dari Rachmat Witoelar (Menteri Lingkungan Hidup RI tahun 2004-2009), Nila Moeloek (Ketua MDG’s), Fasli Jalal (Wakil Menteri Pendidikan Nasional RI tahun 2010-2011), Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan), Onno Purbo (Pakar Teknologi Informasi), serta dari PT Astra International Tbk dan Tempo Media Group.
Tim SATU Indonesia Awards akan mengundang 10 kandidat terbaik pada minggu keempat September 2012, dengan agenda masing-masing kandidat akan mempresentasikan kegiatannya di hadapan dewan juri sehingga akan terpilih 5 kandidat teratas. PT Astra International Tbk akan memberikan bantuan dana apresiasi masing-masing Rp 55 Juta dan pembinaan kegiatan bagi para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2012.