free hit counter

Bank Pertahanan, Perlukah?

Kamis, 07/03/2013
Bank Pertahanan, Perlukah?

Oleh: Lazuardhi Utama Rifky

Wartawan Harian Ekonomi NERACA

Setelah muncul wacana pembentukan bank infrastruktur, bank UMKM dan bank pertanian, kini ada lagi wacana bank pertahanan. Tujuannya supaya memudahkan pemerintah untuk menetapkan kerangka pembiayaan jangka panjang industri pertahanan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Pembentukan bank pertahanan keluar dari mulut mantan Menperin era Presiden Soeharto, Hartarto Sastrosoenarto. Menurut dia, negara-negara tetangga Indonesia seperti Malaysia, India dan Thailand sudah memiliki bank tersebut. Harapannya ke depan, pemerintah dapat menyalurkan dana ke lembaga keuangan atau bank pertahanan, yang tugasnya membiayai maupun membeli alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Bahasa sederhananya, Indonesia mesti mandiri di industri pertahanan dan mampu memenuhi kebutuhan matra darat, laut, maupun udara. Namun lagi-lagi, dana untuk pemberian kredit jangka panjang dengan bunga yang rendah ini mesti disuntik modal segar tiap tahunnya, sehingga dana bisa dimanfaatkan untuk pengembangan industri pertahanan. Lantas seberapa pentingkah pembentukan bank pertahanan?Next