free hit counter

Pertanian dan RAPBN 2013

Rabu, 15/08/2012
Pertanian dan RAPBN 2013

Oleh A Eko Cahyono

Wartawan Harian Ekonomi NERACA

Belum lama ini masyarakat dipusingkan masalah kedelai. Ditambah lagi beberapa komoditas pangan lainnya ikut naik. Karena itu banyak kalangan memprediksi masalah pertanian yang mencuat dalam beberapa tahun terakhir akan menjadi topik bahasan dalam Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka memperingati HUT ke-67 Kemerdekaan RI dan pidato penyampaian RUU APBN 2013 yang akan dilaksanakan pada 16 Agustus 2012 di DPR.

Apalagi masalah pangan ini sangat rawan dan bisa menimbulkan gejolak sosial. Bahkan berpotensi menjadi isu politik. Kompleksitas masalah pertanian, memang tak bisa dilepaskan dari lahan pertanian yang terus menyusut. Sehingga target swasembada pangan menjadi terganggu. Padahal dalam anggaran APBN selama 5 tahun (2004-2009), anggaran pertanian naik 600%. Namun produktivitas kedelai hanya 4%.

Kementerian Pertanian tak mengelak minimnya lahan pertanian menjadi salah satu penghambat pembangunan pertanian khususnya produksi pangan dalam negeri. Berdasarkan laporan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) diketahui terdapat 4,8 juta ha lahan telantar yang sebagian sudah dimiliki pihak swasta dengan status hak guna usaha (HGU).Next