Bappenas : Investor Global Butuh Mitra Lokal - Investasi di Indonesia

NERACA

Jakarta - Pemerintah terus bergerak menawarkan proyek-proyek infrastruktur strategis ke pasar global. Setidaknya hal tersebut tecermin dari kehadiran Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S Brodjonegoro dalam acara Annual Investment Meeting (AIM) di Dubai yang bertujuan untuk mempromosikan strategi dalam menarik investasi asing.

Saat ditemui di kantornya, Jumat (13/4) Bambang Brodjonegoro menjelaskan, bahwa dalam Forum AIM sejumlah investor menanyakan secara detil beberapa proyek infrastruktur. Tercatat dua hal penting, yaitu instrumen financial dan organisasi yang ada di Indonesia dinilai memadai untuk menarik investor asing. Menurut Bambang, selama ini yang masuk ke Indonesia adalah koorporasi yang secara financial kuat dan sudah memiliki pengalaman di Indonesia. Melalui pendekatan baru, terutama dalam infrastruktur dan pembangunan kawasan, sejumlah investor langsung berminat karena mendapatkan informasi yang memadai tentang berbagai proyek.

Bambang menambahkan, para investor membutuhkan mitra lokal sebagai mitra kerja. Dalam konteks ini, kata Bambang, pemerintah perlu segara memfasilitasi dengan memberikan jawaban ketika para investor menanyakan mitra lokal yang bisa diajak bekerja sama. Pengetahuan tentang peluang investasi di Indonesia juga masih menjadi masalah. Untuk itu, Bambang berharap ketika berpromosi investasi, semua pihak telah memiliki data mitra lokal yang bisa diajak berbisnis dalam berbagai proyek. Mitra lokal yang potensial, kata Bambang, segera diajak untuk bersama-sama berpromosi karena bahasa antarpengusaha lebih jelas dibandingkan dengan birokrat atau pemerintah. “Mitra lokal telah menjadi kebutuhan dalam menjalin komunikasi dengan calon investor. Beberapa korporasi meminta agar mitra lokalnya adalah BUMN,” ujar Bambang.

Dalam Forum AIM yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan investor dari negara-negara Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika, Bambang memaparkan peluang investasi di Indonesia. “Indonesia merupakan pasar ekonomi yang potensial di Asia. Berdasarkan sumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia berada pada peringkat 15 dalam perekonomian dunia. Berdasarkan sumber dari PWC, Indonesia berada di peringkat ke-4 dalam perkembangan infrastruktur. Indonesia juga masuk dalam 3 besar negara tujuan investasi yang menarik di Asia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup tinggi dan stabil mencapai 5,4 persen pada tahun 2018. Hingga saat ini, realisasi investasi United Arab Emirates di Indonesia berada di peringkat ke-27, yang meliputi: sektor pertanian, perhotelan, transportasi, kawasan industri, dan telekomunikasi,” jelas Menteri Bambang.

Paparan lain yang disampaikan adalah skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) sebagai alternatif pembiayaan dalam pembangunan infrastruktur publik di Indonesia. Saat ini terdapat 19 sektor yang dapat dikerjasamakan Pemerintah Indonesia melalui skema KPBU, meliputi: sektor konektivitas, perkotaan, dan sosial. Kementerian PPN/Bappenas telah menginisiasi terbentuknya Kantor Bersama KPBU (PPP Joint Office) sebagai one stop service dan menjadi forum koordinasi antar pemangku kepentingan KPBU di tingkat pemerintah pusat yang beranggotakan tujuh Kementerian/Lembaga.

BERITA TERKAIT

Likuiditas Global Ibarat Pesawat Komersial

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri Negara-negara di dunia, seperti negara emerging market sebenarnya hanya menjadi "mainan" likuiditas global,…

Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod - Model Bisnis Sangat Potensial

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Pelaku Pasar Usulkan Porsi Investor Ritel 10% - Skema Penjatahan Saham IPO

NERACA Jakarta – Menyadari pentingnya keberadaan investor ritel di pasar modal, pelaku pasar menyabut baik rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Kampanye Negatif Masih Jadi Tantangan Energi Terbarukan

  NERACA   Tangerang - Kampanye negatif berkait isu lingkungan masih menjadi tantangan utama pengembangan pembangkit listrik berbasis energi baru…

WTP Pemda Punya Korelasi Kinerja Pembangunan

  NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan laporan keuangan pemerintah daerah dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…

Taiwan Pamerkan Produk Unggulannya di Indonesia - Taiwan Excellence Day

      NERACA   Jakarta – Taiwan External and Trade Development Council (Taitra) menyelenggarakan Taiwan Excellence Day atau pameran…