Gubernur: Program Pembangunan Sesuai Kebutuhan Masyarakat Banten

Gubernur: Program Pembangunan Sesuai Kebutuhan Masyarakat Banten

NERACA

Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, bahwa program pembangunan yang dijalankanya bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumy, berdasarkan kebutuhan masyarakat di provinsi ini.

"Silakan aja kalau ada pihak yang mau ngomong apa saja, yang penting kami tetap komitmen menjalankan apa yang diinginkan dan dibutuhkan masyarakat. Masyarakat aja sabar menunggu apa yang sedang kami canangkan," kata Wahidin Halim, Jumat (13/4).

Ia mengatakan, semua kebutuhan masyarakat Banten sudah diakomodir dan disesuaikan dengan program prioritas, sesuai yang ada dalam visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dan sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Provinsi Banten tahun 2017-2022.

Gubernur Banten mengatakan, seluruh program pembangunan termuat dalam RPJMD adalah jawaban atas semua kebutuhan masyarakat setelah dirinya berkeliling dan berdiskusi dengan seluruh elemen masyarakat Banten Dari seluruh program pembangunan itu, kata dia, teradapat tiga prioritas utama pembangunan yang harus segera diselesaikan, yaitu pendidikan, kesehatan dan infrstruktur.

"Selain tiga program prioritas tersebut juga, pembangunan sektor lain jangan sampai ketinggalan, semua harus bergerak maju. Dan Yang paling terutama adalah tetap harus kita jaga misi pertama kita yaitu tata kelola pemerintahan yang baik dan benar," kata Wahidin Halim menanggapi pernyataan anggota DPRD Banten yang menilai pembangunan triwulan pertama 2018 dinilai lambat dan juga aksi demo mahasiswa yang mengkritisi kepemimpinanya.

Selanjutnya, kata Gubernur Banten, manajemen pemerintahan tidak asal-asalan, semua perlu pengelolaan administrasi yang baik, dari perencanaannya, penganggarannya hingga pelaporannya. Dan saat ini, kata dia, sedang disempurnakan dalam satu sistem aplikasi yang akan memudahkan para aparatur dalam menunjang pekerjaannya."Sabar, satu-satu akan kita sempurnakan. Saya tidak mau pekerjaan yang asal-asalan, itu lebih menyakitkan hati rakyat," ujar dia.

Menurut dia, ia bersama wakil gubernur punya target dan keinginan yang sama dengan apa yang diinginkan masyarakat Banten."Setidaknya Pemprov Banten mentargetkan semua program, pembangunan tersebut diselesaikan dalam waktu tiga tahun pertama kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. Saat ini, semua program tersebut sudah dilaksanakan melalui tahapan, proses dan mekanisme yang sesuai dengan peraturan," kata dia.

Gubernur Banten menyayangkan munculnya sikap dari pihak yang mendorong opini seolah-olah gubernur tidak mampu melaksanakan tugasnya."Janganlah langsung memberikan opini kepada masyarakat, jangan buat masyarakat jadi bingung. Gubernur dan Wakil Gubernurt nya masih orang baik dan bener. Jangan Karena denger soal serapan, terus ribut dan berkomentar. Bicara langsung saja ke saya, kita diskusikan sama-sama. Kita bangun Banten," kata Wahidin. Ant

BERITA TERKAIT

Banten Genjot Perekaman KTP-e Untuk Pemilih Pemula

Banten Genjot Perekaman KTP-e Untuk Pemilih Pemula NERACA Serang - Pemerintah Provinsi Banten, mendorong dinas kependudukan dan catatan sipil di…

Pemprov Sumsel Pantau Kebutuhan Pokok

Pemprov Sumsel Pantau Kebutuhan Pokok NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) minta agar persediaan bahan pokok di…

Kebutuhan Uang Tunai Lebaran Rp 188,2 Triliun

      NERACA   Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi memperkirakan kebutuhan uang tunai selama periode Ramadhan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

LPDB KUMKM Bakal Bisa Langsung Biayai UMKM

LPDB KUMKM Bakal Bisa Langsung Biayai UMKM NERACA Jakarta - Direktur Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Jaenal…

KABUPATEN SUKABUMI - DPKUKM Akan Gelar Bazar Ramadhan Selama Dua Hari

KABUPATEN SUKABUMI DPKUKM Akan Gelar Bazar Ramadhan Selama Dua Hari NERACA Sukabumi - Guna menekan harga kebutuhan pokok selama bulan…

KPU Depok Harapkan Warga Cepat Balik Mudik

KPU Depok Harapkan Warga Cepat Balik Mudik NERACA Depok - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok Provinsi Jawa Barat mengharapkan…