Bank Agris Catatkan Rugi Rp 8,31 Miliar

Sepanjang tahun 2017 kemarin, PT Bank Agris Tbk (AGRS) mencatatkan rugi bersih senilai Rp 8,31 miliar, padahal pada 2016 AGRS sempat mencatatkan laba senilai Rp 3,39 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, perseroan juga membukukan pendapatan turun 3,28% menjadi Rp 127,43 miliar dibandingkan pada 2016 sebesar Rp 131,76 miliar. Penurunan pendapatan pada 2017, membuat AGRS tidak mampu meraih laba. Jika dirinci, pendapatan AGRS turun karena pendapatan operasional pada 2017 turun 0,23% menjadi Rp 4,15 miliar dibandingkan jumlah pendapatan operasional tahun 2016 senilai Rp 5,49 miliar. Selain itu, beban operasional AGRS naik 4,91% menjadi Rp 134,20 milyar dibandingkan tahun 2016 senilai Rp 127,93 miliar.

Kenaikan beban operasional AGRS, disebabkan oleh peningkatan beban tenaga kerja dan tunjangan sebesar 16,13% pada 2017 menjadi Rp 75, 49 miliar dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 64,99 miliar. Rincian beban operasional tersebut terdiri dari: beban gaji upah dan tunjangan pensiun, beban tunjangan, dan beban Tunjangan Hari Raya (THR). Liabilitas AGRS pada 2017, turun 4,56% menjadi Rp 3,34 triliun dibandingkan liabilitas pada 2016 sebesar Rp 3,49 triliun.

BERITA TERKAIT

MUFG Bank Dinobatkan sebagai Best Internasional Bank

      NERACA   Jakarta - Entitas perbankan utama MUFG, MUFG Bank, Ltd. hari ini mengumumkan bahwa kantor cabangnya…

Bank Sumut Salurkan KUR Rp490 Miliar

    NERACA   Medan - Bank Sumut sudah menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Ro490 miliar dari target…

Bank Banten Lanjutkan Penyaluran Jamsosratu

      NERACA   Cilegon - PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten) selaku bank milik masyarakat Banten…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…