Ketika ASI Tak Lagi Memproduksi

Neraca. Ada beberapa penyebab bunda berada dalam kondisi berhenti memberi ASI untuk sementara waktu. Misalnya, harus bepergian dalam waktu lama atau menderita penyakit tertentu. Infeksi payudara serta penyakit lain yang mengharuskan bunda bed rest total adalah gangguan fisik yang paling sering membuat bunda berhenti menyusui.

Lantas, bagaimana jika bunda ingin kembali memberikan ASI kepada si kecil? Apakah mungkin kelenjar susu yang sudah berhenti kembali mengeluarkan ASI? Itu mungkin saja, yakni dengan prosedur relaktasi.

Menurut dr Astri Pramarini IBCLC, prinsip relaktasi adalah memaksimalkan kembali produksi ASI bunda meski sudah berhenti beberapa lama. Kecuali penyakit berat yang tidak memungkinkan kelenjar susu bekerja lagi, semua bunda bisa kembali menyusui. Pun, tidak ada batas waktu berapa lama dia berhenti memberi ASI. Artinya, saat pernah jeda beberapa tahun pun, jika dilakukan relaktasi, ASI akan kembali keluar.

”Bahkan, misalnya terjadi skenario terburuk bunda meninggal. Nenek atau tante yang sudah lama tidak menyusui pun bisa menjadi ibu susu sambungan. Meskipun, katakanlah, nenek terakhir menyusui puluhan tahun lalu,”. ”Asal dia pernah menyusui, kelenjar susu yang pernah berproduksi bisa berproduksi lagi,”.

Jika ingin memulai relaktasi, tidak ada persiapan yang ribet. Justru yang harus disiapkan secara khusus adalah mental dan kondisi psikologis bunda. Sebab, mulai menyusui kembali memerlukan komitmen tinggi. Selain itu, pada awal-awal relaktasi, ASI tidak bisa langsung lancar sehingga butuh kesabaran luar biasa.

Untuk memancing kelenjar susu berproduksi lagi, hanya ada satu cara. Yakni, dengan stimulasi dari si kecil. Buah hati harus dilatih untuk minum ASI dari payudara bunda lagi dengan mengisap puting dan payudaranya. Perlekatan si kecil dengan payudara bunda serta gerakan mulut menyusu ke payudara adalah hal-hal yang merangsang kelenjar susu berproduksi kembali.

”Selama bunda istirahat menyusui, si kecil hampir pasti minum susu dari botol. Nah, itu biasanya membuat bayi tidak mau lagi minum dari payudara bunda. Soalnya, karakter mengisapnya beda,”.

Sehari dua hari relaktasi, ASI mungkin tidak langsung keluar, yang membuat si kecil frustrasi. Jangan tergoda memberinya makan dari botol karena dia akan semakin malas menyusu. Sebagai pendukung, bunda bisa memakai alat bantu relaktasi berupa lactation aid.

Bisa berupa botol dan selang. Jadi, air susu formula atau ASI donor dialirkan ke mulut si kecil di dekat puting payudara bunda. Atau, kalau ingin lebih sederhana lagi, susu cukup ditaruh di sendok, lalu diteteskan ke puting bunda.

Dengan demikian, si kecil bisa minum seolah-olah dari bunda. Yang penting adalah pelekatan (skin to skin contact) bunda dengan si kecil. Disamping itu, bunda wajib memiliki pendamping. Bisa nenek, tante, atau jika perlu konselor ASI profesional. Selain untuk mendampingi secara psikologis, bisa membantu tekniknya.

Momen adaptasi si kecil serta stimulasi produksi ASI itu berbeda tiap bunda. Ada yang baru tiga hari ASI langsung lancar lagi, sementara pada bunda lain membutuhkan waktu lebih panjang. Namun, Astri menyebut, rata-rata proses awal relaktasi membutuhkan waktu dua hingga tiga pekan. Selama masa-masa itu, usahakan perlekatan bunda dan bayi maksimal. Dekatkan si kecil ke payudara sesering mungkin. (sahlan)

BERITA TERKAIT

Tak Kenal Lelah Melawan Kampanye Hitam

Entah sampai kapan kampanye hitam yang dilontarkan sejumlah negara barat terhadap minyak kelapa sawit mentah (CPO) Indonesia dilontarkan akan berakhir,…

Lagi, Sandiaga Uno Jual Saham Saratoga

Kesekian kalinya, Sandiaga Uno yang juga calon wakil presiden RI nomor urut dua kembali menjual kepemilikan sahamnya di PT Saratoga…

Padi Petani di Sumsel Terancam Tak Terserap

Padi Petani di Sumsel Terancam Tak Terserap NERACA Palembang - Produksi padi petani pada panen raya mendatang terancam tak terserap…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Kadar Gula Darah Tinggi Bahayakan Kesehatan

Upaya menjaga kadar gula darah dan membatasi asupan makanan bergula tak cuma harus diterapkan untuk penderita diabetes, tapi juga semua…

Ini Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

Meski sepele, tapi bau mulut bisa berdampak pada kepercayaan diri seseorang. Selain itu, bau mulut juga bisa jadi pertanda beberapa…

Mengobati Luka Bakar dengan Bahan Alami

Luka bakar termasuk salah satu jenis luka yang paling sering mampir di tubuh. Luka bakar bisa terjadi saat sedang menggosok…