Kredit Investasi di Sulut Capai Rp2,5 Triliun

NERACA

Manado---Bank Indonesia mengungkapkan kredit investasi perbankan Sulawesi Utara(Sulut) mengalami peningkatan tajam, tumbuh 84,8% triwulan keempat 2011(YoY). Kenaikkan ini jauh lebih tinggi dibanding modal kerja dan konsumsi masing-masing hanya tumbuh 19,81% dan 13,73%. "Pertumbuhan kredit investasi sebesar 84,8%, maka total kredit tersebut tercatat sebesar Rp2,48 triliun, meningkat dibanding triwulan keempat tahun 2010 hanya Rp1,34 triliun," kata Pemimpin Bank Indonesia Manado, Ramlan Ginting di Manado, Senin.

Menurut Ramlan, kegiatan berskala nasional maupun internasional yang dilaksanakan di daerah ini menjadi faktor pendorong penting sehingga kredit investasi tumbuh tinggi. "Tingginya pertumbuhan kredit investasi terutama didorong meningkatnya pelaku usaha untuk berinvestasi di Sulut, hal ini tercermin dari pembangunan infrastruktur penunjang serta sarana dan prasarana daerah," tambahnya

Sementara kredit modal kerja pada triwulan keempat tercatat sebesar Rp5,16 triliun tumbuh 19,81 persen dibandingkan tahun lalu Rp4,31 triliun, sedangkan kredit konsumtif mengalami meningkat 13,73 persen menjadi Rp8,26 triliun dari sebelumnya triwulan keempat tahun 2010 Rp7,26 triliun.

Ramlan mengatakan, dengan pertumbuhan kredit investasi, modal kerja dan konsumsi, maka rata-rata angka pertumbuhan kredit perbankan Sulut secara total mencapai 23,14%. "Dengan pertumbuhan kredit 23,14 persen, maka total kredit perbankan Sulut triwulan keempat 2011 mencapai Rp15,89 triliun, meningkat dibandingkan triwulan keempat tahun 2010 baru sebesar Rp12,91 triliun," pungkasnya. *cahyo

BERITA TERKAIT

Targetkan Pembiayaan Rp 1 Triliun - Astra Finacial Tawarkan Promo Bunga 0%

NERACA Jakarta – Proyeksi pasar otomotif dalam negeri yang masih lesu, menjadi tantangan bagi pelaku industri otomotif untuk terus menggenjot…

Ekonom Ingatkan Investasi dan Permintaan Melandai

NERACA Jakarta- Meski Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan Indonesia bulan Juni 2019 surplus sebesar US$200 juta, surplus neraca…

Berkah Proyek MRT - Intiland Optimis Penjualan Capai Rp2,53 Triliun

NERACA Jakarta – Keberadaan transportasi massal mass rapid transportation (MRT) menjadi sentimen positif untuk mendongkrak penjualan properti milik PT Intiland…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Zurich Jamin Kesehatan Hingga Rp30 miliar - Luncurkan Produk Critical Advantage

    NERACA   Jakarta - Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk penyakit kritis yaitu Zurich Critical Advantage (ZCA). Produk…

14 Lembaga Keuangan Kerjasama Dukcapil Manfaatkan Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta - Terdapat 14 lembaga keuangan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

The Fed Melunak, BI Diprediksi Turunkan Bunga

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan menjadi 5,75 persen dari…