Bank Islam Malaysia Bidik Muamalat

NERACA

Kuala Lumpur - Bank Syariah asal negeri Jiran yang merupakan salah satu bank terbesar kedua yakni Bank Islam kabarnya sedang melakukan penjajakan serius guna mengincar saham PT Bank Muamalat Indonesia. Saat ini tiga pemegang saham Muamalat asal Timur Tengah berencana menjual sahamnya di Muamalat. Ketiga pemegang saham tersebut adalah Islamic Development Bank (IDB), Boubyan Bank Kuwait, dan perusahaan investasi asal Arab Saudi yakni Sedco. Ketiganya memiliki 75% saham Muamalat.

Demikian dikutip dari Reuters, Senin (13/2/2012). Bahkan dari informasi itu, Bank Indonesia (BI) juga dikabarkan saat ini tengah mencari bank syariah untuk mengambil alih Muamalat yang merupakan bank syariah tertua di Indonesia. Bank Islam yang merupakan bank syariah terbesar kedua di Malaysia, sebanyak 51% sahamnya dimiliki oleh sebuah grup finansial berbasis syariah yakni BIN Holdings Bhd. Seorang pejabat Bank Islam mengaku pihaknya tengah berencana untuk ekspansi ke Indonesia. Namun dia menolak menyebut akan mengakuisisi Bank Muamalat. Sebelumnya, Qatar Islamic Bank menarik minatnya untuk menawar saham mayoritas di Bank Muamalat.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah mengkonfirmasi ketertarikan beberapa investor baik lokal dan asing dengan upaya penjualan kepemilikan saham di bank syariah pertama di Indonesia tersebut. Beberapa investor tersebut menurut Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Siregar di antaranya adalah Standard Chartered Bank, OCBC, Saratoga, Qatar Islamic Bank, PT Bank Mandiri Tbk, Para Group dan Overseas Chinese Banking. Adapun beberapa peminat telah memutuskan untuk mengundurkan diri dalam proses akuisisi tersebut, seperti PT Bank Permata Tbk, dan Chairul Tanjung lewat CT Corp yang memutuskan tidak meneruskan. **cahyo

BERITA TERKAIT

Muamalat Raih 3 Penghargaan Sebagai Bank Swasta Publik Terbaik

      NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Perusahaan TBK Indonesia-V-2018.…

Industri Tekstil Indonesia Bidik Ekspor Senilai US$14 Miliar - Sepanjang 2018

NERACA Jakarta – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan devisa dari ekspor…

HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar - Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

BRI Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Lion Air

      NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) memfasilitasi pengelolaan keuangan Lion Air Group…

Kesadaran Masyarakat dalam Perencanaan Dana Pensiun Masih Rendah

  NERACA   Surabaya - Manulife Indonesia menyebutkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam perencanaan dana pensiun masih rendah, karena dari total…