Tahun Naga Air, Obligasi Korporasi Capai Rp 70 Triliun

Tahun ini diperkirakan akan terjadi kenaikan besar terhadap obligasi korporasi dengan nilai mencapai Rp70 triliun."Mayoritas memang kenaikan ini terjadi di rupiah bond," kata Director Head of Indonesia Equity PT Citigroup Securities Indonesia Ferry Wong di Jakarta, kemarin.

Pada 2011 lalu, total nilai obligasi korporasi mencapai Rp51 triliun. Kenaikan tersebut didorong rating investment grade yang sudah didapat Indonesia dari dua lembaga pemeringkat internasional yaitu Moody's dan Fitch.

Dia memprediksi dalam waktu dekat, S&P akan menyusul. Karena dengan naiknya investment grade ini akan semakin banyak asing yang masuk di corporate bond dank arena itu, investor asing memang lebih tertarik dengan obligasi pemerintah, namun karena BI Rate telah kembali diturunkan, nilai jual obligasi korporasi pun semakin membesar., “Lagipula dengan bunga yang dipatok di 6,5 persen saja pasti akan lebih menarik asing untuk masuk ke corporate bond dibandingkan goverment bond,"ujarnya.

Sektor keuangan pun masih akan memberikan kontribusi terbesar dalam keluarnya obligasi korporasi tersebut. Selain itu, rencana pemerintah menggenjot infrastruktur di 2012 ini juga akan berdampak semakin banyaknya perusahaan disektor tersebut yang mencari dana dari pasar modal."Sektor-sektor yang akan merasakan dampak investment grade dengan mengeluarkan bond adalah perbankan, kostruksi, properti dan juga toal road," tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Danai Belanja Modal - Adhi Karya Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas guna mendanai proyek baru, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi…

Pasarnya Cukup Menjanjikan - Minat Pemda Terbitkan Obligasi Daerah Besar

NERACA Jakarta – Meskipun butuh proses panjang, minat pemerintah daerah untuk menerbitkan obligasi daerah atau municipal bond cukup besar. Apalagi,…

OJK Buka Celah Obligasi Tanpa Penawaran

NERACA Jakarta – Dalam rangka menunjang pertumbuhan industri pasar modal, inovasi dan kemudahaan berinvestasi di pasar modal terus digalakkan Otoritas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…